Samarinda, Infosatu.co – Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy menyebut persoalan dalam aktivitas bazar di Teras Samarinda bukan terletak pada keberadaan UMKM, melainkan penataan kegiatan di ruang publik.
Pernyataan itu disampaikan menyusul pembongkaran lebih awal lapak bazar dalam Nusantara Fest 2026 di Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada. Bazar yang semestinya berlangsung mulai dari Kamis, 24 September hingga Minggu, 27 September 2026 malam itu sudah dibongkar pada Minggu pagi setelah pemerintah menerima keluhan dan mengecek kondisi kawasan.
“Ketika kita dapat laporan begitu, melihat situasi begitu, kita panggil pengelolanya,” ujarnya di Balai Kota, Samarinda, Selasa, 29 September 2026.
Menurutnya, keberadaan bazar saat festival bukan hal baru dan bukan pula aktivitas yang harus ditiadakan. Namun, penggunaan Teras Samarinda tetap harus memperhatikan fungsi kawasan sebagai ruang publik dan tempat wisata.
“Bagaimanapun juga teras itu diperuntukkan untuk area publik,” tegasnya.
Marnabas menyampaikan aktivitas UMKM juga tidak harus selalu dipusatkan di Teras Samarinda. Samarinda memiliki sejumlah lokasi lain yang dapat dikembangkan untuk menampung kegiatan usaha masyarakat.
“Tidak mesti harus di Teras Samarinda. Samarinda luas,” jelasnya.
Ia mencontohkan Gor Segiri, Sempaja dan kawasan Pasar Merdeka sebagai sejumlah lokasi yang dapat dimanfaatkan. Selain itu, Pemkot Samarinda juga tengah melihat potensi kawasan Lambung Mangkurat untuk dikembangkan sebagai titik kuliner.
“Yang Lambung Mangkurat itu ada kan yang habis kita bongkar yang pinggir sungai. Nah, itu kita persiapkan. Mudah-mudahan nanti ada kuliner di situ,” bebernya.
Ia menerangkan, penyebaran aktivitas UMKM ke sejumlah lokasi dapat menjadi pilihan agar kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa membuat aktivitas perdagangan menumpuk di satu ruang publik.
Ia menambahkan, penataan tetap menjadi kunci agar keberadaan UMKM tidak mengganggu fungsi Teras Samarinda sebagai kawasan wisata.
“Yang jelas bahwa itu tidak boleh kumuh. Harus bersih supaya orang bisa menikmati Teras Samarinda menjadi tempat wisata yang baik,” pungkasnya.
