infosatu.co
OLAHRAGA

Sepak Terjang Andi Amri, dari Pengelola BUMD hingga Nakhodai KONI Bontang

Teks: Andi M. Amri yang saat ini menjabat sebagai Ketua KONI Kota Bontang. (Ist)

Bontang, Infosatu.co – Andi M Amri kini menjadi orang yang berada di balik arah pembinaan olahraga Kota Bontang. Ia dipercaya memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bontang periode 2026-2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub), 19 September 2026.

Namanya muncul dalam proses pergantian kepemimpinan KONI Bontang setelah mendapat dukungan dari puluhan cabang olahraga. Dalam proses penjaringan, Andi mengantongi 43 dukungan dari 67 cabang olahraga yang terdaftar sehingga menjadi satu-satunya calon yang memenuhi persyaratan untuk maju dalam Musorkotlub.

Sebelum ditetapkan sebagai ketua, Andi Amri juga dipercaya menjadi Ketua Panitia Musorkotlub KONI Bontang. Dari posisi tersebut, ia kemudian masuk dalam bursa kepemimpinan organisasi yang menaungi berbagai cabang olahraga di Kota Bontang.

Amri sebelumnya mengaku tidak sejak awal berencana maju sebagai calon ketua. Dukungan dari sejumlah cabang olahraga kemudian membuatnya mengambil keputusan untuk mencalonkan diri. Ia membawa agenda pembenahan organisasi sekaligus peningkatan pembinaan atlet sebagai bagian dari kepengurusannya.

Setelah terpilih, sejumlah pekerjaan langsung menanti. Amri menyatakan akan mengevaluasi cabang olahraga yang belum aktif sekaligus meminta setiap cabor menyusun program kerja jangka pendek, menengah dan panjang.

Pembinaan atlet juga ingin dibuat lebih terarah dengan melihat kebutuhan masing-masing cabang olahraga, termasuk sarana dan prasarana. Data kebutuhan tersebut nantinya menjadi bahan pembahasan KONI bersama Pemerintah Kota Bontang dan pihak terkait.

Di sisi pendanaan, Amri juga membuka ruang lebih besar bagi dunia usaha untuk terlibat dalam pembinaan olahraga. Dukungan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan menjadi salah satu skema yang ingin dikembangkan agar pembiayaan olahraga tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.

Namun, sebelum berada di pucuk kepemimpinan KONI, Amri memiliki perjalanan profesional yang cukup panjang di luar dunia olahraga.

Pernah Memimpin Perusahaan Daerah

Jauh sebelum memimpin KONI Bontang, Nama Andi Amri lebih dahulu dikenal melalui aktivitasnya di PT Bontang Transport, salah satu anak usaha Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Bontang.

Ia bergabung dengan PT Bontang Transport pada 2005 sebagai manajer operasional. Pengalaman selama beberapa tahun di perusahaan tersebut kemudian membawanya ke posisi direktur pada 2012 melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).

Sebagai direktur, Amri mengelola perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan mengembangkan sejumlah lini usaha. PT Bontang Transport tidak hanya menjalankan usaha perbengkelan, tetapi juga mengembangkan kerja sama di bidang transportasi dan jasa lainnya.

Pada 2017, perusahaan tersebut tercatat menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Kaltim dalam sejumlah bidang usaha. PT Bontang Transport juga menjajaki kerja sama dengan PT Badak NGL.

Dalam periode kepemimpinannya pada tahun itu, perusahaan turut memberikan kontribusi kepada daerah. PT Bontang Transport disebut menyumbangkan sekitar Rp500 juta kepada kas daerah.

Dari Perusahaan Daerah ke Dunia Olahraga

Di luar aktivitas korporasi, keterlibatan pria yang tercatat menempuh bidang Public Administration di Anna University, dengan gelar Associate of Arts (AA) itu dalam kegiatan olahraga Bontang perlahan semakin terlihat.

Pada 2023, ia dipercaya menjadi ketua panitia kegiatan KONI Bontang. Setahun kemudian, Andi juga tercatat sebagai salah satu perintis Turnamen Sepak Bola Bontang U-40.

Kompetisi tersebut mempertemukan tim dari Bontang dan sejumlah daerah di Kalimantan Timur. Keterlibatan itu menjadi salah satu jejak Andi dalam kegiatan olahraga sebelum akhirnya masuk lebih jauh ke struktur kepemimpinan KONI.

Pengalaman mengelola perusahaan dan kegiatan organisasi kemudian bertemu ketika ia dipercaya menjadi Ketua Panitia Musorkotlub KONI Bontang pada 2026.

Forum tersebut menjadi titik balik perjalanan Andi di dunia olahraga. Dari seorang pengurus dan pelaksana kegiatan, ia kemudian menjadi calon tunggal dan akhirnya ditetapkan sebagai Ketua KONI Bontang periode 2026–2030.

Kini, pengalaman panjangnya di dunia usaha daerah dan kegiatan olahraga dibawa ke organisasi yang menaungi berbagai cabang olahraga di Bontang.

Tantangannya bukan lagi sekadar mengelola perusahaan atau sebuah turnamen. Amri harus memastikan pembinaan atlet berjalan, cabang olahraga memiliki program yang jelas, kebutuhan olahraga terpetakan, serta KONI mampu membangun dukungan dari pemerintah dan dunia usaha.

Related posts

Jadi Ketua KONI di Tengah Mepetnya Persiapan Porprov, Andi Amri Optimistis Bontang Tetap Tampil Maksimal

Rizki

Jelang Porprov Kaltim, KONI Soroti Persiapan yang Terlambat

R'sya Rahmadina

Borneo FC Tambah Amar Brkic dan Arthur Moura, Siapkan Skuad untuk Empat Kompetisi

Rizki