Samarinda, Infosatu.co – Kemarau yang masih berlangsung di Kalimantan Timur (Kaltim) membuat pemerintah bersama masyarakat memilih ikhtiar melalui Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.
Salat Istisqa digelar di Masjid Nurul Mu’minin, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Jumat, 21 Agustus 2026 pagi. Sejumlah kepala perangkat daerah dan masyarakat mengikuti salat serta doa bersama tersebut.
Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Muhammad Hamsani mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar di tengah kondisi kemarau yang masih terjadi.
Menurutnya, pemerintah berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi jalan agar hujan segera turun, khususnya di Samarinda dan wilayah Kaltim lainnya yang masih menghadapi kondisi kering.
“Ada arahan dari pimpinan agar kita melaksanakan Salat Istisqa di pagi hari ini. Kita berharap melalui doa-doa dan munajat kita, Allah SWT mengabulkan doa kita agar di Samarinda dan Kalimantan Timur, segera turun hujan,” ujar Hamsani.
Pelaksanaan salat berlangsung khidmat. Jemaah terlebih dahulu mendapat pengarahan mengenai tata cara Salat Istisqa, kemudian melaksanakan salat yang dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama.
Hamsani menyebut ikhtiar tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi kondisi kemarau yang belum menunjukkan perubahan.
Ia berharap hujan segera turun sehingga masyarakat tidak terus berada dalam kondisi kekurangan air.
“Melalui kegiatan pagi ini, kita bermunajat. Kita berharap Allah SWT bisa menurunkan hujan bagi kita semua karena saat ini memang tidak ada hujan,” tutupnya.
