Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan usulan anggaran sekitar Rp900 juta untuk mendukung langkah mitigasi menghadapi fenomena El Nino yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga September 2026.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi usulan dari sejumlah perangkat daerah yang terlibat dalam langkah antisipasi El Nino. Nilainya belum final karena masih akan melalui proses verifikasi.
“Ya, sebenarnya sudah ada, saya hitung tadi hampir Rp900 juta usulan dari beberapa OPD, belum dari Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan. Itu juga kami masih verifikasi,” ujar Marnabas saat ditemui usai rapat, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurut Marnabas, verifikasi dilakukan untuk memastikan setiap kebutuhan yang diajukan perangkat daerah sesuai dengan kondisi di lapangan. Usulan anggaran masih dapat disesuaikan, baik dikurangi maupun ditambah.
“Bisa kami kurangi kalau memang tidak realistis, dan kalau juga hanya sekadar itu bisa kita tambah, bahwa ini kurang. Jadi banyak orang memberikan masukan itu lebih bagus,” katanya.
Pembahasan dan finalisasi usulan tersebut akan dilakukan dalam rapat koordinasi bersama perangkat daerah terkait pada Senin, 24 Agustus 2026 mendatang.
Dalam rapat itu, masing-masing perangkat daerah akan menyampaikan kebutuhan serta rencana aksi untuk menghadapi potensi dampak El Nino.
Marnabas mengatakan pemerintah mengambil fokus mitigasi untuk 30 hari ke depan, dengan mempertimbangkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi kondisi tersebut kemungkinan masih berlangsung hingga September.
“Nah iya, dia sudah sampaikan bahwa kemungkinan besar di September masih berlangsung. Makanya kita mengambil 30 hari ke depan,” jelasnya.
Selain usulan anggaran, pemerintah juga masih membuka kemungkinan penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lanjutan.
“Kalau antisipasi selanjutnya kan ada BTT, no problem itu,” pungkas Marnabas.
