infosatu.co
PEMERINTAH

Anjal dan Gepeng Masih Kembali ke Jalan, Dinsos PM Akui Rehabilitasi Belum Optimal

Teks: Kepala Dinsos PM Samarinda Mochammad Arif Surochman. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Upaya rehabilitasi terhadap anak jalanan (anjal) dan gelandangan-pengemis (gepeng) di Kota Samarinda belum sepenuhnya berhasil. Sebagian warga binaan masih kembali ke jalan setelah menjalani pembinaan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda Mochammad Arif Surochman mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan dalam penanganan masalah sosial di daerah.

Menurutnya, setiap warga yang terjaring dalam operasi penjangkauan akan menjalani asesmen sebelum ditentukan bentuk rehabilitasi yang sesuai.

“Ada yang langsung kami rehabilitasi, ada yang harus dirujuk ke panti milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) karena kewenangannya berada di sana,” ungkapnya.

Sebagian warga binaan dipulangkan kepada keluarga setelah proses pembinaan selesai. Namun, tidak sedikit yang kembali hidup di jalan sehingga membutuhkan penanganan berkelanjutan.

“Kami terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar rehabilitasi sosial dapat berjalan lebih optimal,” terangnya.

Pemerintah juga terus mendorong penanganan anjal dan gepeng tidak hanya melalui penertiban, tetapi dengan pendekatan rehabilitasi sosial yang mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan mental dan sosial, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Pendekatan ini dinilai penting untuk mengurangi risiko warga binaan kembali ke jalan akibat faktor ekonomi maupun lingkungan keluarga yang belum mendukung,” jelasnya

Tambahnya, Dinsos PM Samarinda mengimbau masyarakat tidak memberikan uang secara langsung kepada anak jalanan maupun pengemis di persimpangan jalan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan secara langsung dinilai dapat memicu mereka tetap bertahan di jalan.

“Sebagai alternatif masyarakat diharapkan menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi atau program sosial pemerintah agar penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan,” tandasnya.

Related posts

Cuaca Terik, Latihan Calon Paskibraka Samarinda Disesuaikan demi Jaga Kondisi Fisik

Rizki

42 Calon Paskibraka Samarinda Ditempa Jadi Generasi Berintegritas dan Disiplin

Rizki

Pelanggaran Lalu Lintas di Samarinda Masih Tinggi, Ribuan Terekam ETLE Setiap Hari

Emmy Haryanti