Bontang, infosatu.co – Harga elpiji 3 kilogram (Kg) di Kelurahan Kanaan, Bontang Barat mulai mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Harga gas melon di tingkat warung kini bervariasi, bahkan ada yang mencapai Rp35 ribu per tabung.
Salah seorang pemilik warung di Kelurahan Kanaan, Amadi, mengatakan kenaikan harga mulai dirasakan dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, harga dari distributor ikut naik sehingga berdampak pada penjualan di tingkat pengecer.
“Sekarang harganya bervariasi, kalau di sini Rp35 ribu per tabung,” ujarnya, Sabtu, 23 Mei 2026.
Ia menjelaskan stok elpiji masih tersedia, namun harga cenderung naik menjelang hari besar keagamaan karena permintaan masyarakat ikut meningkat.
Meski harga naik, warga tetap membeli elpiji karena menjadi kebutuhan utama untuk memasak sehari-hari.
“Kalau kebutuhan dapur tetap dicari warga, jadi mau tidak mau tetap beli,” katanya.
Menurut Amadi, kenaikan harga elpiji cukup dikeluhkan warga karena dinilai membebani pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat dengan penghasilan terbatas.
Ia berharap harga elpiji dapat kembali stabil sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani menjelang Iduladha.
“Harapannya jangan naik terus, kasihan juga warga kalau harganya terlalu tinggi,” pungkasnya.
