infosatu.co
DISKOMINFO BONTANG

Anggaran Disesuaikan, Wali Kota Bontang: Program Sosial dan Pendidikan Berlanjut

Teks: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada saat menghadiri Perayaan Paskah yang digelar Badan Kerjasama Antar Gereja Kota Bontang. (Dok: Prokompim Bontang)

Bontang, infosatu.co – Wali Kota Bontang Kalimantan Timur (Kaltim) Neni Moerniaeni, memastikan berbagai program sosial dan pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meski terjadi penyesuaian anggaran.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Perayaan Paskah yang digelar Badan Kerjasama Antar Gereja Kota Bontang di Gereja Toraja Jemaat Kanaan, Senin, 27 April 2026.

Perayaan yang mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” itu juga menghadirkan pembicara Lukas Budiono Tandadjaja.

Dalam sambutannya, Neni mengapresiasi kerukunan umat beragama di Bontang yang selama ini terjaga dengan baik.

Ia menilai harmoni tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

“Kerukunan umat beragama di Bontang adalah kekuatan kita bersama. Keseimbangan intelektual, spiritual, dan emosional sangat penting untuk membentengi masyarakat dari ancaman narkoba maupun dekadensi moral,” ujarnya.

Neni juga menegaskan meskipun anggaran daerah mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp1,9 triliun, pemerintah tetap memastikan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat tetap berjalan.

“Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Meski anggaran mengalami penyesuaian menjadi Rp1,9 triliun, program pro-rakyat seperti BPJS gratis 100 persen, insentif tokoh agama dan guru swasta sebesar Rp2 juta tetap berjalan,” tegasnya.

Selain itu, ia memaparkan sejumlah capaian pembangunan manusia di Kota Bontang yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka tertinggi di Kalimantan Timur, yakni di atas 83.

Di sektor pendidikan, pemerintah kota terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, seperti UKT gratis bagi mahasiswa, bantuan perlengkapan sekolah, hingga penyediaan laptop bagi siswa.

Sementara di sektor infrastruktur, pemerintah menjalankan program Bontang Terang serta upaya penanganan banjir melalui pembangunan Polder Tanjung Laut.

Pemerintah juga telah merealisasikan 10.550 sambungan jaringan gas (jargas) gratis bagi masyarakat dan mengusulkan tambahan sekitar 2.000 sambungan kepada pemerintah pusat.

Di bidang kesehatan dan sosial ekonomi, pemerintah turut mendorong program pemeriksaan kesehatan gratis serta memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program permodalan tanpa bunga bagi pelaku UMKM.

Ketua Panitia Paskah, Tirza Apriorita, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis di Kota Bontang.

“Kehadiran pemerintah merupakan kehormatan bagi kami. Ini juga menjadi simbol persatuan umat dalam membangun daerah,” ujarnya. (Adv)

Related posts

Pemkot Bontang Targetkan Peroleh Nilai 91 untuk Pelayanan Publik dari Ombudsman 2026

Rizki

Bontang Gelar Lomba Poster dan Video, Angkat Etika Digital di Tengah Perkembangan AI

Rizki

PIKA PKT Rayakan 25 Tahun Pengabdian, Neni Soroti Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Rizki