Kota Pasuruan, infosatu.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0819 Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) tak sekadar bicara soal pembangunan fisik.
Di balik deru alat berat dan kerja bakti, kreativitas anak bangsa justru ikut “terakomodasi” lewat Lomba Karya Jurnalistik Berbasis Media Sosial (Medsos) yang sukses menyedot perhatian. Puncaknya, Senin, 20 April 2026.
Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han, turun langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang yang dinilai mampu “menghidupkan” semangat TMMD lewat karya-karya kreatif, informatif, dan menggugah.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba biasa, melainkan panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitasnya di era digital.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana generasi muda mampu menjadi pelaku informasi yang kreatif, inspiratif, dan bertanggung jawab,” tegasnya, Senin 20 April 2026.
Menurutnya, kekuatan publikasi di era media sosial sangat krusial. Konten yang kuat bukan hanya menarik perhatian, tapi juga mampu memperluas gaung program TMMD hingga menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.
Lomba ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga wartawan profesional.
Mereka berlomba-lomba menyajikan konten terbaik memadukan visual yang memikat dengan pesan yang kuat tentang semangat gotong royong dan pembangunan desa.
Setelah melalui penilaian ketat, dewan juri akhirnya menetapkan tiga nama terbaik. Iswahyura keluar sebagai juara pertama, disusul Sulaiman Fadli di posisi kedua, dan Nasrulloh di peringkat ketiga.
Rasa bangga tak bisa disembunyikan Iswahyura. Ia mengaku terinspirasi oleh semangat TMMD yang penuh nilai kebersamaan.
“TMMD bukan hanya kegiatan, tapi cerita besar yang layak disampaikan ke publik. Saya hanya mencoba mengemasnya agar bisa diterima lebih luas,” ujarnya.
Berakhirnya lomba ini bukan menjadi titik akhir, melainkan pemantik semangat baru.
TMMD ke-127 membuktikan, pembangunan tak hanya soal infrastruktur tetapi juga membangun narasi, menggerakkan kreativitas, dan menyalakan peran generasi muda sebagai corong informasi positif di tengah derasnya arus digital.
