infosatu.co
KPU Bontang

Organisasi Perempuan Bontang Diajak Perkuat Peran Demokrasi Beretika dalam Konsolidasi Bersama KPU

Teks: Ketua KPU Kota Bontang Muzarroby Renfly, dalam silaturahmi dan konsolidasi KPU bersama organisasi wanita di Bontang, Sabtu, 14/3/2026. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, infosatu.co – Di tengah dinamika politik dan demokrasi di tingkat daerah, peran perempuan dinilai masih perlu diperkuat.

Hal itu menjadi salah satu sorotan dalam forum silaturahmi dan konsolidasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang bersama sejumlah organisasi perempuan di Bontang Kuala, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Budaya, Berdaulat dalam Demokrasi” tersebut menghadirkan anggota KPU Republik Indonesia, Iffa Rosita, sebagai narasumber utama.

Forum ini diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi dan komunitas perempuan di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim).

Teks: Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Idris dalam silaturahmi dan konsolidasi KPU bersama organisasi wanita di Bontang, Sabtu, 14/3/2026. (Infosatu.co/Adi)

Selain Iffa Rosita, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Idris, bersama jajaran anggota KPU Provinsi Kalimantan Timur serta pimpinan KPU Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Fahmi Idris menyinggung konsistensi Iffa Rosita dalam memperjuangkan keterwakilan perempuan dalam penyelenggara pemilihan umum (Pemilu).

Menurutnya, isu kesetaraan dalam demokrasi tidak hanya berhenti pada partisipasi pemilih, tetapi juga harus terlihat dalam komposisi penyelenggara pemilu di berbagai tingkatan.

“Beliau ini termasuk yang sangat konsisten memperjuangkan keterwakilan perempuan. Bahkan dalam rapat-rapat internal KPU, beliau selalu menekankan pentingnya keterwakilan perempuan minimal 30 persen di jajaran penyelenggara pemilu,” ujar Fahmi.

Ia menilai keberadaan Iffa Rosita di tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kalimantan Timur.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi KPU, tetapi juga bagi masyarakat Kaltim karena ada putri daerah yang bisa berkiprah di tingkat nasional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Kota Bontang, Muzarroby Renfly, menilai kehadiran Iffa Rosita dalam forum tersebut menjadi contoh nyata bahwa perempuan dari daerah mampu menembus ruang pengambilan keputusan di tingkat nasional.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu mencari figur perempuan inspiratif dari luar daerah karena contoh tersebut sudah ada di Kalimantan Timur.

“Kalau kita bicara perempuan tangguh dalam demokrasi, contohnya ada di depan kita. Ibu Iffa Rosita ini berasal dari Kalimantan Timur dan sekarang sudah berada di level nasional sebagai anggota KPU RI,” ujarnya.

Ia juga menyinggung di Kota Bontang sendiri terdapat sejumlah contoh kepemimpinan perempuan dalam pemerintahan daerah, salahsatunya adalah Kepala Daerah Kota Bontang yang saat ini dijabat oleh Neni Moerniaeni.

Karena itu, ia menilai penting untuk terus mengubah cara pandang masyarakat yang masih menempatkan perempuan di posisi lebih rendah dalam dinamika politik.

“Selama ini perempuan sering merasa berada di bawah laki-laki dalam urusan politik dan demokrasi. Padahal kenyataannya tidak demikian. Perempuan juga memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama,” katanya.

Dalam forum tersebut, KPU Bontang mencoba membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara budaya, etika, dan praktik demokrasi.

Tema yang diangkat menekankan demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pemungutan suara atau proses pemilu, tetapi juga berkaitan dengan nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat.

Pendekatan berbasis budaya dinilai penting untuk menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal, terutama di tengah dinamika politik yang semakin kompleks.

“Kalau perempuan berani mengambil peran, maka demokrasi kita akan jauh lebih kuat karena partisipasinya benar-benar berasal dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Related posts

Neni-Agus Ditetapkan Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih

Rizki

Pilgub Kaltim, Rudi-Seno Tumbangkan Paslon Petahana di Bontang

Erika Daniah

Real Count KPU Bontang, Neni-Agus Unggul dengan Perolehan Suara 41.081

Erika Daniah

You cannot copy content of this page