Samarinda, Infosatu.co – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timu (Kaltim), Erwin Izharuddin mengatakan kegiatan Cerdas Cermat PANdai 2026, menjadi bagian kerja partai yang dipimpinnya.
“Pemenangnya akan berangkat ke Jakarta mewakili Kaltim.Namun karena terkendala transportasi.Jadi rencana pemberangkatan dibatalkan,”ungkap Erwin kepada media ini, Selasa,10 Maret 2026.
Menurutnya, jadwal penerbangan yang tersedia juga dinilai terlalu berat bagi para pelajar. Dalam beberapa pilihan penerbangan, perjalanan harus ditempuh dengan transit dan memakan waktu hingga lebih dari 12 jam.
Meski demiikian, ungkap Erwin lomba cerdas cermat yang hari ini digelar sebagai langkah awal untuk membangun kegiatan yang lebih besar pada tahun 2027.
Selain itu, kompetisi serupa dapat dipersiapkan lebih matang sehingga pemenang benar-benar bisa mewakili daerah di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan tahun depan kita bisa melaksanakan kegiatan yang lebih besar, pesertanya lebih banyak, dan finalisnya benar-benar bisa kita kirim ke Jakarta,”harapnya.
Selain cerdas cermat, panitia juga memasukkan unsur dakwah dalam rangkaian kegiatan. Salah satunya berupa kemampuan pidato atau ceramah singkat yang diharapkan dapat ditampilkan oleh peserta.
“Kegiatan PANdai bagian dari pembinaan dakwah. Dari setiap tim biasanya ada yang bisa menyampaikan ceramah atau pidato keislaman,” terangnya.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut menjadi cara PAN untuk memperkenalkan dunia politik kepada pelajar secara lebih positif. Melalui kegiatan edukatif seperti lomba keagamaan, partai ingin membangun komunikasi dengan anak muda sejak dini.
“PAN sebagai partai yang terbuka ingin berinteraksi dengan anak-anak kita di tingkat SMA. Jadi mereka bisa mengenal kegiatan politik secara lebih baik melalui kegiatan seperti ini,”ajaknya.
Ia sampaikan, kegiatan pada hari ini tidak hanya sekadar memenuhi agenda organisasi, tetapi sebagai bentuk kontribusi PAN dalam pengembangan pendidikan keislaman bagi pelajar.
“Kami ingin mencoba bagaimana PAN di Kalimantan Timur, memberikan sumbangsih dalam pengembangan wawasan keislaman bagi para pelajar,” terangnya.
Namun demikan, pihaknyua memberikan apresiasi kepada sejumlah sekolah dan pondok pesantren yang mengirimkan peserta dalam kompetisi kali ini.
Meskipun kegiatan ini digelar secara mendadak dan dengan jumlah peserta terbatas, semangat pembinaan generasi muda tetap menjadi tujuan utama.
“Kita berharap kegiatan ini bisa memperkokoh landasan wawasan keislaman siswa,”tutupnya.
