infosatu.co
DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Pertanyakan Usulan RKPD 2027 yang Masih Didominasi Program Fisik

Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah saat menanggapi penyusunan RKPD Kota Samarinda tahun 2027 (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co — Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, menyoroti pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda tahun 2027.

Ia menilai usulan yang disampaikan masih didominasi pembangunan fisik.

Hal tersebut disampaikan Harminsyah dalam forum lintas perangkat daerah dalam rangka penyusunan RKPD Kota Samarinda tahun 2027 untuk Misi 1, yakni mewujudkan SDM Samarinda yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing.

“Kalau saya melihat, yang kita bahas saat ini terkait dengan usulan-usulan dari kecamatan lebih utama. Memang masih berfokus pada infrastruktur, walaupun misalnya di sosial budaya dan pendidikan masih lebih banyak ke fisiknya,” ujarnya, Senin 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan fisik di sektor pendidikan antara lain pembangunan sekolah, pengadaan peralatan, serta kebutuhan sarana lainnya.

Harminsyah kemudian mempertanyakan apakah Dinas Pendidikan memiliki program khusus yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM sejak jenjang pendidikan dasar, khususnya dalam kemampuan berbahasa Inggris.

Ia menilai kemampuan bahasa Inggris penting untuk dipersiapkan sejak dini sebagai bekal anak-anak Samarinda dalam menghadapi persaingan di masa depan.

“Kemampuan bahasa Inggrisnya ditingkatkan. Maksudnya kepahamannya ditingkatkan. Ada program khusus begitu kira-kira dari Dinas Pendidikan,” katanya.

“Saya sudah beberapa kali sebenarnya sampaikan, tapi apakah memang ini bisa dijadikan catatan khusus ke depan,” tambahnya.

Selain sektor pendidikan, Harminsyah juga menyinggung peran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam menyiapkan SDM yang siap memasuki dunia kerja.

Ia menilai isu ketenagakerjaan juga perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Kalau saya lihat pengangguran di Samarinda juga masih cukup tinggi. Tadi tidak ada usulan-usulan misalnya bagaimana pelatihan-pelatihan tenaga kerja, apa yang harus dilakukan. Usulan-usulannya itu belum ada,” katanya.

Ia berharap kecamatan juga mulai mengarahkan usulan program yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM.

“Mungkin untuk dari kecamatan, fokusnya bisa diarahkan juga ke sana, bukan hanya sekadar fisik yang kita selalu bahas. Memang kalau fisik tidak ada habis-habisnya, tetapi peningkatan SDM dalam hal ketenagakerjaan mungkin perlu ditingkatkan lebih jauh lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Harminsyah juga menyampaikan persoalan teknis yang hingga kini masih menjadi perhatian, yakni terkait sistem penginputan usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI Kota Samarinda.

Ia menyebut persoalan tersebut masih sering dibahas karena dalam praktiknya masih banyak kendala yang dihadapi.

Menurutnya, pengalaman pada proses sebelumnya menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait pemahaman teknis penginputan oleh staf administrasi.

“Untuk 2027, kami mengusulkan lagi bahwa hal seperti ini memang harusnya ada forum kepada staf-staf administrasi kami agar teman-teman itu paham betul bagaimana cara penginputan,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah kendala yang sering terjadi, mulai dari kesalahan memilih Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kesalahan kamus usulan, hingga usulan yang akhirnya ditolak saat proses verifikasi.

“Yang terakhir itu kan prioritasnya juga sudah kita usulkan sepuluh prioritas, ternyata yang masuk hanya empat atau tiga,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap komunikasi dan koordinasi terkait teknis penginputan SIPD dapat diperkuat agar proses perencanaan pembangunan berjalan lebih efektif.

“Ini juga yang mungkin perlu menjadi komunikasi, dijalin komunikasinya lebih intens terkait dengan penginputan, apalagi ini waktunya sudah mendesak juga,” tutupnya.

Related posts

DPRD Samarinda Singgung Kesiapan Tenaga Kerja di Tengah Target SDM Unggul

Firda

DPRD Samarinda Ingatkan Soal Anggaran dan SDM Lewat Usulan RKPD 2027

Firda

Sidak Komisi III di Hotel Aston, Sistem Kebakaran dan IPAL Dinyatakan Sesuai SOP

Firda

You cannot copy content of this page