infosatu.co
DISKOMINFO BONTANG

Nuzulul Qur’an di Masjid Terapung Loktuan, Neni Ajak Warga Jadikan Al-Qur’an Pedoman

Teks: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Terapung, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Jumat, 6/3/2026. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, infosatu.co – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai bacaan tetapi juga sebagai nilai yang diamalkan dalam sikap dan perilaku.

Menurut Neni, Al-Qur’an memuat berbagai ajaran yang membimbing manusia dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat.

“Bulan Ramadan disebut juga sebagai bulan Al-Qur’an, karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia,” ujar Neni.

Itu disampaikan saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Terapung, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara 6 Maret 2026.

Ia menekankan peringatan Nuzulul Qur’an seharusnya menjadi momentum untuk kembali mengingat makna turunnya Al-Qur’an.

Sekaligus memperkuat komitmen umat Islam dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Al-Qur’an bukan sekadar dibaca, tetapi harus menjadi pegangan hidup atau way of life bagi kita semua,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an seperti kesabaran, kejujuran, keikhlasan, serta sikap saling menghargai memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat.

Mengaitkan kepada lingkup sebuah kota, Ia menilai pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik atau infrastruktur semata, tetapi juga dari kualitas moral dan akhlak masyarakatnya.

“Suatu kota tidak hanya dilihat dari pembangunan infrastrukturnya saja. Yang paling penting adalah kualitas moral, akhlak, dan karakter masyarakatnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Neni juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehidupan sosial yang harmonis serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat.

“Nilai-nilai yang diajarkan Al-Qur’an seperti kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan sangat penting untuk kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah,” jelasnya.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah keagamaan, serta doa bersama yang diikuti oleh para jamaah dengan suasana yang khidmat.

Neni berharap momentum peringatan Nuzulul Qur’an dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memperbaiki diri sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai kompas dalam kehidupan kita. Jika nilai-nilainya kita pegang dan amalkan bersama, insyaallah kita tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mampu membangun Kota Bontang yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” tutup Neni. (Adv)

Related posts

Cegah Anak Putus Sekolah hingga Narkoba, Neni Dorong Program Tengok Tetangga

Rizki

Inflasi Bontang Terkendali, Pemkot Siapkan Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran

Rizki

Pemkot Bontang Diproyeksi Terima Dividen Sekitar Rp3 Miliar dari Bankaltimtara

Rizki

You cannot copy content of this page