infosatu.co
DPRD KALTIM

Agusriansyah Usulkan Jurusan Pertanian Modern hingga Konten Kreator di SMK

Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Samarinda, infosatu.co – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan, menegaskan perlunya transformasi kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lebih responsif terhadap kebutuhan pasar kerja masa depan.

Menurutnya, kebijakan pendidikan gratis seperti GratisPol perlu diselaraskan dengan strategi jangka panjang agar tidak melahirkan lulusan yang tidak relevan dengan dunia industri.

Dalam pandangannya, salah satu prioritas adalah memperbarui jurusan SMK dengan mengintegrasikan teknologi pertanian modern, seperti penggunaan drone dan alat mekanisasi.

Ia menekankan bahwa revitalisasi pendidikan vokasi tidak cukup hanya pada tingkat fasilitas, tetapi harus menyasar substansi kurikulum.

“Kalau bisa selain daripada pemberian GratisPol terhadap mahasiswa, yang paling utama juga yang harus dipikirkan itu adalah bagaimana mendiskusikan mulai dari SMK itu jurusan-jurusan yang update,” katanya.

“Yang kira-kira 5-10 tahun ke depan memang ruang-ruang lapangan pekerjaan itu terbuka,” ujar Agusriansyah, Senin, 14 Juli 2025.

Tak hanya di sektor pertanian, Agusriansyah juga mengusulkan pembukaan jurusan baru berbasis digital seperti konten kreator dan youtuber.

Jurusan ini, menurutnya, harus dibarengi dengan pelatihan dan sertifikasi produksi video agar lulusan benar-benar siap pakai di dunia kerja kreatif.

“Jurusannya sudah langsung menuju ke situ, termasuk misalnya jurusan konten kreator, jurusan youtuber. Itu kelembagaan harus dibuka agar supaya mereka lulus itu langsung dibekali, ada sertifikasi video dan sebagainya,” katanya.

Ia menekankan bahwa pendekatan adaptif ini harus menjadi bagian dari desain besar pendidikan di Kaltim, agar program seperti GratisPol tidak hanya menjadi janji akses semata, melainkan juga menjamin kesiapan kerja lulusan.

“Karena kita khawatirkan jangan sampai kita memberikan GratisPol ke semua jurusan, ternyata 5-10 tahun ke depan itu malah tidak memiliki lapangan pekerjaan lagi terhadap perkembangan dunia,” pungkas Agusriansyah.

Related posts

Jahidin: Wartawan Bagian Tak Terpisahkan dari Tugas DPRD Awasi Aset Daerah

adinda

Jahidin: Bongkar Bangunan Liar di Aset Daerah, Nilai Kelalaian Sudah Puluhan Tahun

adinda

Fadly Imawan Minta Pemerintah Beri Afirmasi Pendidikan di Wilayah Tertinggal

adinda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page