infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Operasi Nataru, 520 Personel Siap Jaga Ketertiban Samarinda

Teks: Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini.

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat barisan pengamanan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan mengerahkan ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sebanyak 520 personel disiagakan untuk memastikan suasana kota tetap tertib, aman, dan kondusif saat mobilitas warga meningkat.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, pada Senin, 8 Desember 2025.

Ia menjelaskan, ratusan personel tersebut dibagi untuk mengawal dua momentum krusial, yakni 250 personel pada malam Natal dan 270 personel saat malam pergantian tahun menuju 2026.

Skema pengamanan tersebut dirancang untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum di titik-titik keramaian.

“Prinsipnya kami Satpol PP siap berkolaborasi penuh bersama Polresta. Personel sudah kami siapkan, dengan fokus pengamanan di titik-titik yang rawan gangguan ketertiban umum,” ujar Anis.

Hal itu disampaikan Anis usai Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aston Hotel Samarinda.

Menurutnya, pengamanan difokuskan pada wilayah yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas warga.

Seperti pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, ruang publik, gereja-gereja besar yang menggelar ibadah Natal, serta titik-titik berkumpul masyarakat pada malam pergantian tahun.

Selain patroli lapangan, Satpol PP juga akan menempati pos-pos pengamanan terpadu yang disiapkan bersama Polresta Samarinda dan unsur TNI.

Pola ini diterapkan untuk mempercepat respons jika terjadi gangguan ketertiban di lapangan.

“Untuk malam tahun baru, titik-titik rawan sudah kami petakan. Personel akan berada di pos-pos yang sudah ditentukan, termasuk di sekitar lokasi ibadah dan pusat aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Potensi kerawanan sosial juga menjadi perhatian, terutama aktivitas perayaan di hotel maupun tempat hiburan malam yang kerap dilakukan kelompok remaja.

Anis menyebut, langkah cipta kondisi tetap akan dilakukan secara humanis namun tegas, sesuai standar operasional prosedur.

“Kami ingin mendorong kegiatan yang positif dari para remaja dan pemuda. Perayaan tetap berjalan, tapi harus aman dan kondusif,” katanya.

Untuk mengendalikan kepadatan massa, Pemkot Samarinda menetapkan Teras Samarinda sebagai satu-satunya lokasi utama pesta kembang api.

Kebijakan ini diambil agar konsentrasi kerumunan dapat terpusat dan lebih mudah dikendalikan.

“Malam tahun baru nanti, kembang api kita pusatkan di Teras Samarinda. Tidak lagi tersebar di hotel, tempat hiburan malam, atau lokasi kuliner,” tutur Anis.

Terkait peredaran petasan, Satpol PP akan melakukan pengawasan dengan pendekatan persuasif.

Jenis petasan tertentu tetap diperbolehkan beredar sepanjang memenuhi standar keamanan.

“Pelanggaran tetap akan ditindak. Dimulai dari imbauan lisan, kemudian tertulis, sampai ada tenggat waktu. Jika masih tidak patuh, baru dilakukan penindakan,” pungkasnya.

Related posts

Sampah Sering Meluber, DLH Pindahkan TPS ke Belakang Lokasi Awal

Dhita Apriliani

Dishub Tegaskan Pengelolaan Parkir Mie Gacoan Telah Sesuai Permenhub

Dhita Apriliani

Pasca Nataru, Disdag Samarinda: Stok Bahan Pokok Masih Terkendali

Firda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page