Samarinda, Infosatu.co – Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Adji Yudhistira, menyampaikan bahwa program pembagian takjil Ramadan gratis yang digelar di halaman Kantor Gubernur merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian pimpinan daerah terhadap masyarakat.

Menurut Adji, kegiatan tersebut merupakan program langsung dari Gubernur Kaltim Rudy Seno yang dirancang untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga, khususnya di Kota Samarinda sebagai pusat aktivitas pemerintahan provinsi.
“Ini program gratis dari Pak Gubernur. Kita sebagai masyarakat sangat diperhatikan oleh pimpinan daerah. Karena itu, sudah sepatutnya kita juga mendoakan beliau agar selalu sehat dan diberi kelancaran dalam memimpin,” ujar Adji saat memberi keterangan, Kamis 26 Februari 2026.
Adji menjelaskan, pembagian takjil Ramadan ini dilaksanakan mulai 26 Februari hingga 12 Maret 2026 dan berlangsung setiap hari.
Program tersebut melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan secara bergiliran.
Pada hari pertama pelaksanaan, BPKAD turut ambil bagian bersama Inspektorat dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim.
Kegiatan serupa juga akan tetap berjalan di hari-hari berikutnya, termasuk pada akhir pekan, dengan melibatkan OPD lainnya sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Untuk BPKAD sendiri, kami bertugas pada hari pertama saja. Namun besok dan seterusnya tetap ada OPD lain yang melanjutkan. Bahkan di hari libur pun kegiatan ini tetap berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Provinsi Kaltim Hery Nordi, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program pembagian takjil gratis tersebut sebagai bagian dari semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Ia mengatakan, pada hari pertama pelaksanaan, Inspektorat bersama BPKAD dan Bappeda menyiapkan sebanyak 350 paket takjil yang dibagikan kepada masyarakat. Paket tersebut dibagikan kepada warga yang melintas maupun masyarakat yang sengaja datang untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa menikmati dan merasakan langsung manfaatnya. Ini bukan hanya soal pembagian takjil, tetapi bagaimana pemerintah hadir dan berbagi dengan masyarakat,” kata Hery.
Hery menambahkan, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.
Hal tersebut menjadi motivasi bagi OPD untuk terus berpartisipasi dan memastikan program ini berjalan dengan lancar hingga akhir jadwal yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bersumber dari inisiatif individu, melainkan hasil kolaborasi antar-OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai bentuk sinergi dalam melayani masyarakat.
Program pembagian takjil Ramadan gratis ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Pemprov Kaltim berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan suasana Ramadan yang penuh berkah bagi seluruh warga.
