Samarinda, Infosatu.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Tito menjelaskan penyelenggaraan nobar merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia secara bersama-sama dengan dukungan pemerintah daerah dan stasiun televisi nasional.
Menurutnya, kegiatan tersebut menciptakan ruang berkumpul bagi masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Ia mengaku menerima laporan dari sejumlah kepala daerah bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan nobar berlangsung tinggi di berbagai wilayah.
“Di daerah-daerah, saya juga dapat laporan dari kepala-kepala daerah, nobarnya ramai. Untuk menunjukkan kebersamaan, hiburan, kekompakan, sekaligus mendorong ekonomi,” kata Tito di kawasan Menteng Tenggulun Kelurahan Menteng Jakarta, Senin 20 Juli 2026 dini hari.
Mengenai jalannya pertandingan, Tito menilai Spanyol tampil lebih dominan sepanjang laga sehingga layak keluar sebagai juara. Namun, menurutnya hasil pertandingan bukan menjadi poin utama dibandingkan semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut.
“Harus diakui bahwa pertandingan ini didominasi oleh Spanyol, dan memang wajar kalau Spanyol yang menang, sportif. Tapi yang lebih penting bagi saya, acara ini dilaksanakan di Menteng Tenggulun, bersama-sama masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Tito berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui ajang Piala Dunia tetap terpelihara setelah kompetisi usai. Ia juga berharap geliat ekonomi masyarakat terus meningkat dan berjalan positif.
