Samarinda, infosatu.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 13 Samarinda telah berjalan sekitar enam bulan dan memberikan dampak positif bagi para siswa.
Sejak diterapkan pada Oktober atau November 2025, ratusan pelajar merasakan manfaatnya, termasuk tetap menerima pembagian dalam bentuk makanan kering selama Ramadan.
Wakil Kepala Kesiswaan SMA Negeri 13 Samarinda, Silvi Marini, mengatakan pelaksanaannya sejauh ini berlangsung tertib dan sesuai mekanisme.
Para siswa disebut antusias setiap kali pembagian dilakukan pada hari sekolah.
“Alhamdulillah, selama ini MBG sudah berjalan dengan lancar. Anak-anak kami sangat menikmati MBG-nya. Sampai bulan puasa ini kami juga tetap dapat dalam bentuk keringan sebagai buka puasa bersama. Insyaallah anak kami menikmati semuanya,” kata Silvi, Rabu, 25 Februari 2026.
Saat ini, jumlah siswa di SMA Negeri 13 Samarinda sekitar 960 orang dan seluruhnya diupayakan memperoleh manfaat program tersebut secara merata.
Pada hari biasa, makanan dibagikan saat istirahat pertama sekitar pukul 10.00 Wita.
Jadwal ini dipilih agar jeda waktu lebih longgar, mengingat istirahat kedua berdekatan dengan waktu salat.
Sementara selama Ramadan, pembagian dilakukan setelah kegiatan pesantren Ramadan atau menjelang siswa pulang.
Untuk memastikan distribusi berjalan baik, sekolah membentuk tim khusus beranggotakan empat orang.
Setiap makanan yang datang diterima melalui serah terima resmi dan dicatat dalam berita acara harian.
“Biasanya MBG datang, kemudian tim dari SMA 13 menerima. Di situ ada berita acara. Sebelumnya kami disuruh tester dulu, kami makan dan memberi komentar atau review hasil makanan hari ini, kemudian akan dicatat di berita acara. Setiap hari ada,” jelasnya.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas pelaksanaan program tersebut.
Silvi menegaskan, sekolah siap terus mendukung dan mengawal penyaluran agar berjalan optimal.
“Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih. Kalau memang pemerintah masih memperjuangkan, kami pun akan tetap berupaya untuk menggunakan itu dengan baik. Insyaallah di SMA 13 semua siswa kami upayakan menerima MBG secara baik dan benar,” tutupnya.
