infosatu.co
KALTIM

Kaltim Sabet Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand Baznas Award 2026

Teks: Wagub Kaltim Seno Aji menerima penghargaan kategori Gubernur Pendukung Zakat Terbaik pada Grand BAZNAS Awards 2026. (Adpim Pemprov Kaltim)

Jakarta, Infosatu.co – Kalimantan Timur (Kaltim) masuk lima daerah penerima penghargaan kategori Gubernur Pendukung Zakat Terbaik dalam Grand Baznas Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.

Selain Kaltim, penghargaan pada kategori tersebut diberikan kepada DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Lampung.

Penghargaan tersebut datang ketika pengelolaan zakat di Kaltim terus menunjukkan peningkatan. Data Baznas Kaltim mencatat penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) mencapai Rp22,26 miliar hingga 7 Oktober 2026.

Angka tersebut telah melampaui penghimpunan sepanjang 2025 yang berada di angka Rp20,60 miliar. Sebelumnya, penghimpunan tercatat Rp16,51 miliar pada 2024, Rp14,44 miliar pada 2023, Rp10,79 miliar pada 2022, dan Rp6,84 miliar pada 2021.

Secara kumulatif, Baznas Kaltim menghimpun Rp91,46 miliar dari ZIS dan DSKL sepanjang 2021 hingga 7 Oktober 2026. Sementara penghimpunan ZIS dan DSKL Baznas se-Kaltim pada 2026 tercatat Rp65,18 miliar dari target Rp160,207 miliar, dengan jumlah muzaki mencapai 74.428 orang.

Dana yang dihimpun kemudian disalurkan melalui sejumlah program, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, penanganan kebencanaan hingga kegiatan keagamaan. Program tersebut antara lain Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Makmur, Kaltim Peduli, dan Kaltim Taqwa.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menyebut capaian tersebut tidak semestinya berhenti sebagai penghargaan seremonial.

Menurutnya, penghargaan justru harus menjadi pemicu bagi Baznas Kaltim untuk meningkatkan kinerja, terutama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat.

“Penghargaan ini tentu kita syukuri, tetapi yang lebih penting bagaimana ini menjadi penyemangat bagi Baznas Kaltim untuk terus meningkatkan kinerja. Penghimpunan dan pendistribusian zakat harus terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Seno.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta akuntabel.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas perlu terus diperkuat agar pengelolaan dana umat berjalan sesuai target dan penyalurannya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Yang perlu kita perkuat adalah sinerginya. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga apa yang dihimpun dapat disalurkan dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Grand Baznas Awards 2026 sendiri memberikan penghargaan kepada 100 penggerak zakat dari berbagai kategori. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari agenda Baznas dalam memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan ekosistem zakat.

Related posts

Tak Ada Tebang Pilih, Polda Siap Sikat Aparat Terlibat Narkoba

R'sya Rahmadina

Polda Kaltim Tak akan Beri Napas Sarang Narkoba, Tiga Daerah Jadi Prioritas

R'sya Rahmadina

Kaltim Siapkan Pembatasan, Polisi Segera Panggil Pedagang Vape

R'sya Rahmadina