infosatu.co
OLAHRAGA

Kempo Kaltim Ditarget Dua Emas di Kejurnas, KONI: Itu Masih Kecil

Teks: Pelepasan kontingan tim Shorinji Kempo Kaltim mengikuti Kejurnas Shorinji Kempo Bandung Cup- Bali 2026 (Infosatu.co/R’sya)

Samarinda, Infosatu.co – Target dua medali emas yang dipatok kempo Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dinilai masih terlalu kecil. KONI Kaltim melihat peluang kempo untuk membawa pulang medali lebih banyak terbuka, mengingat cabor tersebut selama ini menjadi salah satu penyumbang emas Kaltim di ajang PON.

Wakil Ketua KONI I Kaltim Hendra Radinal Ary mengatakan Kejurnas memiliki level di bawah PON. Karena itu, target dua emas yang ditarget Kempo Kaltim dinilainya belum mencerminkan kemampuan sebenarnya.

“Kalau memenuhi, dia menginginkan target hanya 2 emas, 4 perak, 3 perunggu, itu saya pikir kecil. Karena Kejurnas itu levelnya di bawah PON,” ujarnya di Samarinda belum lama ini.

Menurutnya, Kejurnas juga menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan atlet sekaligus melihat perkembangan regenerasi. Atlet yang tampil tidak selalu merupakan lapis pertama seperti ketika menghadapi PON.

“Mereka pasti ada regenerasi juniornya. Junior pasti ingin menguji coba event-event nasional yang di bawahnya PON sebagai dasar untuk melangkah ke event yang lebih bergengsi,” tuturnya.

Hendra menyebut kekuatan Kempo Kaltim bukan tanpa dasar. Pada PON Papua, Kempo Kaltim mampu menyumbangkan empat medali emas, dua perak dan dua perunggu. Sementara pada PON Aceh-Sumut, Kaltim meraih dua emas, empat perak dan tiga perunggu.

Konsistensi tersebut membuat Kempo masuk kategori cabor andalan Kaltim. Bahkan, menurut Hendra, Kempo sudah konsisten menyumbangkan emas sejak PON 2008.

“Kalau berbicara kempo sebenarnya olahraga ini betul-betul olahraga yang siap pakai di Kalimantan Timur. Tidak bisa diragukan lagi untuk prestasinya, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.

Hendra juga meminta atlet tidak terbebani dengan kekuatan daerah lain, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikenal sebagai salah satu barometer Kempo nasional.

Ia optimis Kaltim memiliki kualitas atlet dan dukungan pelatih yang mumpuni. Karena itu, kekuatan lawan seharusnya tidak menjadi alasan untuk meragukan peluang Kaltim.

“Kalau NTT dianggap kuat, silakan saja. Belum ada pembuktian. Buktinya nanti di laga,” tegasnya.

Selain kemampuan teknis, Hendra menambahkan mental bertanding akan menjadi faktor penting. Atlet diminta tampil tenang, percaya diri dan optimistis menghadapi pertandingan.

“Yang penting yakin, optimis, percaya dengan kekuatan diri sendiri. Karena yang bisa memberikan kita juara itu diri kita sendiri,” pungkasnya.

Related posts

Anggaran Porprov 2026 Bontang Rp4,4 Miliar, Dispopar dan KONI Siapkan Skala Prioritas

Rizki

Borneo FC Curi Poin di Thailand usai Tahan Imbang Buriram United 0-0

Rizki

Padel Digelar Lebih Awal, Targetkan 10 Kabupaten/Kota Ramaikan Porprov Paser

R'sya Rahmadina