infosatu.co
OLAHRAGA

Borneo FC Tambah Amar Brkic dan Arthur Moura, Siapkan Skuad untuk Empat Kompetisi

Teks: Amar Brkic, pemain timnas Indonesia U-17 keturunan Jerman-Bosnia (Dok: Instagram @amar.brc)

Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda memperkuat komposisi skuad menjelang penutupan jendela transfer musim 2026/2027. Amar Brkic dan striker asal Brasil, Arthur Moura, menjadi dua nama terbaru yang didatangkan Pesut Etam untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi musim ini.

Langkah tersebut tidak lepas dari beban kompetisi yang harus dijalani Borneo FC. Selain BRI Super League, Pesut Etam juga akan tampil di League Cup, ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27, serta AFC Challenge League (ACGL) 2026/27.

Borneo FC juga menjadi salah satu wakil Indonesia di Shopee Cup setelah mengakhiri musim lalu sebagai runner-up Super League.

Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi penting. Borneo FC bahkan menyiapkan 16 pemain asing untuk kebutuhan pendaftaran di AFC Challenge League 2026/2027, dengan pemain berasal dari sejumlah negara seperti Brasil, Argentina, Kolombia, Prancis, Spanyol, Portugal, Jepang, Afrika Selatan, Angola hingga Amerika Serikat.

Di level domestik, komposisi pemain asing Borneo FC juga telah mengalami perubahan sejak awal musim. Klub sebelumnya mendatangkan sejumlah pemain asing seperti Christian Matheus, Iago Mendonça, Gabriel Oliveira, N’Goma Kablan, Rodrigo Varanda dan Rubio.

Menjelang deadline transfer, Borneo FC kembali menambah kekuatan dengan mendatangkan Arthur Moura dan Amar Brkic.

Arthur diproyeksikan memperkuat lini depan, sedangkan Amar menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub.

Arthur Moura merupakan pemain asal Brasil yang sebelumnya memperkuat Bangkok United. Kehadirannya diharapkan menambah pilihan di lini depan Borneo FC, terutama ketika Pesut Etam harus membagi fokus di kompetisi domestik dan internasional.

Sementara Amar Brkic berusia 19 tahun dan merupakan pemain Timnas Indonesia U-20. Pemain berdarah Indonesia-Bosnia tersebut sebelumnya bermain untuk SV Darmstadt 98 U-19 di Jerman. Perekrutannya menjadi bagian dari investasi Borneo FC terhadap pemain muda.

“Terkini, Amar turut berperan penting membantu Timnas U-20 Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-20,” tulis Borneo FC melalui laman resmi klub, Jumat, 25 September 2026.

Kedatangan Arthur juga menambah opsi Borneo FC setelah klub sebelumnya mendatangkan Carlos Patrick untuk memperkuat kebutuhan di kompetisi Asia.

Dalam persiapan menghadapi AFC Challenge League, Borneo FC memang memiliki ruang lebih luas dalam menentukan komposisi pemain asing karena regulasinya berbeda dengan kompetisi domestik.

Empat kompetisi yang dijalani musim ini membuat Borneo FC harus mengatur distribusi pemain secara cermat. Selain BRI Super League dan League Cup, Pesut Etam membawa nama Indonesia di level regional melalui ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 dan di level Asia melalui AFC Challenge League 2026/27.

Khusus Shopee Cup, Borneo FC akan menjalani persaingan dengan klub-klub Asia Tenggara setelah mendapatkan tiket sebagai runner-up Super League 2025/2026. Sementara ACGL menjadi agenda lain yang mulai dipersiapkan klub pada Oktober mendatang.

Penambahan pemain di ujung jendela transfer bukan sekadar melengkapi daftar skuad. Kedalaman tim menjadi bagian dari kebutuhan Pesut Etam untuk menjaga keseimbangan saat menjalani rangkaian pertandingan domestik sekaligus membawa nama Samarinda dan Indonesia ke panggung regional dan Asia.

Borneo FC menegaskan tidak membeda-bedakan kompetisi yang akan dijalani. Seluruh ajang musim 2026/2027 akan dihadapi dengan keseriusan, termasuk dua kompetisi internasional yang menjadi kesempatan Pesut Etam membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Related posts

Borneo FC Samarinda Gandeng Se’Indonesia, Bidik Eksposur hingga Panggung ASEAN

Rizki

Muslimin Kritik Aturan Atlet Peraih Medali PON Tak Bisa Turun di Porprov

R'sya Rahmadina

THB Porprov Belum Terbit, Samarinda Verifikasi Ulang 64 Cabor

R'sya Rahmadina