Pasuruan, infosatu.co – Di tengah duka yang masih menyelimuti pascabencana angin puting beliung, secercah harapan hadir menyapa keluarga Muhibul Anam, korban terdampak angin kencang puting beliung.
Warga Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) ini, rumah yang ditempati bersama keluarga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terjangan angin kencang yang datang begitu cepat.
Namun di balik musibah tersebut, kepedulian dan kebersamaan hadir menjadi penguat. Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga sekaligus memberikan dukungan moril.
Dengan penuh empati, Dandim menyapa dan berbincang langsung dengan keluarga korban.
Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Kami turut merasakan apa yang dialami warga. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Dandim, Selasa 7 April 2026.
Tak hanya memberikan semangat, Dandim 0819 juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu kebutuhan sehari-hari keluarga di tengah kondisi sulit pascabencana.
Suasana haru pun tak terbendung. Dengan mata berkaca-kaca, Muhibul Anam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Dandim dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami, menjadi kekuatan untuk bangkit kembali,” ungkapnya lirih.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa di tengah ujian, nilai gotong royong dan kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Kehadiran TNI bukan sekadar simbol negara, melainkan juga wujud nyata bahwa negara selalu hadir untuk rakyatnya, terutama saat mereka membutuhkan.
