Pasuruan, infosatu.co – Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dipastikan berjalan maksimal.
Polres Pasuruan menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan arus mudik dan balik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyiagakan ratusan personel gabungan serta sejumlah pos pengamanan di titik strategis.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, operasi pengamanan ini berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta arus lalu lintas berjalan lancar selama momentum Lebaran.
“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono, Sabtu 14 Maret 2026.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Pasuruan mendirikan 7 pos pengamanan dan pelayanan yang terdiri dari 4 Pos Pengamanan (Pos Pam), 2 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 1 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi strategis dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
Empat Pos Pengamanan berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen, dan Tosari yang merupakan jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo.
Sementara itu, dua Pos Pelayanan didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang, sedangkan Pos Terpadu ditempatkan di Taman Dayu Pandaan yang menjadi pusat kendali operasi di lapangan.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Pasuruan menyiapkan 220 personel Polri yang terlibat langsung dalam operasi.
Dari jumlah tersebut, 110 personel ditempatkan di Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu, sementara 110 personel lainnya bertugas di posko serta satuan tugas operasi.
Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan 242 personel dari berbagai instansi terkait yang akan ditempatkan di pos-pos operasi, serta 153 personel cadangan yang disiagakan di mako.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga organisasi komunikasi masyarakat.
Kapolres menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada sejumlah titik dengan potensi keramaian seperti pusat perbelanjaan, rumah ibadah, terminal, kawasan wisata, hingga titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” pungkas AKBP Harto Agung Cahyono.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Polres Pasuruan optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan.
