infosatu.co
POLITIK

Soal Rudi-Seno, Syafruddin: Politik Dinamis, Keberpihakan Pada Rakyat Tak Berubah

Teks: Ketua DPW PKB Kaltim sekaligus anggta DPR RI, Syafruddin (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, Infosatu.co – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur (Kaltim) Syafruddin, menegaskan komitmen politik partainya setelah mendapat pertanyaan soal konsistensi sikap tidak lagi mendukung Rudi-Seno pada Pilgub mendatang.

Menurut Syafruddin yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) ini, politik itu bersifat dinamis, namun keberpihakan kepada rakyat menjadi prinsip yang tidak berubah.

“Politik ini kan dinamis. Tapi yang pasti, dulu PKB paling awal mendukung Rudy Mas’ud. Sekarang kami juga paling awal mengatakan tidak lagi mengusung Rudy Mas’ud pada Pilgub yang akan datang. Jelas, ya?” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.

Pernyataan itu disampaikan menjawab pertanyaan jurnalis yang meminta penegasan agar sikap PKB benar-benar bisa dipercaya hingga 2029, mengingat dinamika politik sering berubah.

Syafruddin menekankan bahwa meskipun pemerintahan baru berjalan sekitar satu tahun, PKB Kaltim sudah menyatakan secara terbuka tidak akan kembali mengusung pada periode kedua.

Terkait kepercayaan publik, ia meminta masyarakat melihat rekam jejak perjuangannya selama duduk di DPR RI.

“Kalian lihat track record, rekam jejak. Isu 51 anak meninggal di lubang tambang, 1.700 lubang tambang yang tidak direklamasi, antrean BBM, 120 desa yang belum ada listrik. Itu semua sudah saya suarakan di DPR RI,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai persoalan di Kaltim seperti kerusakan lingkungan, pencemaran sungai, hingga dampak aktivitas tambang telah ia sampaikan langsung di hadapan menteri dan pimpinan lembaga negara.

“Yang selama ini tidak disuarakan, sekarang sudah saya suarakan. Yang selama ini tidak terdengar, sekarang sudah terdengar. Ini soal komitmen dan keberpihakan pada rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan latar belakangnya sebagai mantan aktivis mahasiswa yang menurutnya menjadi tanggung jawab moral untuk tetap konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya ikut berdosa kalau tidak bersuara lantang tentang persoalan rakyat,” katanya.

Menutup jawabannya, Syafruddin menegaskan bahwa sikap politik PKB Kaltim bukan sekadar janji, melainkan komitmen yang akan dibuktikan melalui tindakan.

“Tidak perlu ada pegang-pegangan. Ini soal komitmen,” tutupnya.

Related posts

Sikap Tegas ke Rudi-Seno, PKB Kaltim Mantapkan Kader Sendiri

Firda

Buka Puasa Bersama Jurnalis, PKB Kaltim Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Kantor Baru

infosatu

Bukber Insan Pers, Syafruddin Soroti APBN dan Kritik Pengadaan Mobil Dinas Kaltim

Firda

You cannot copy content of this page