Bontang, infosatu.co – Realisasi investasi di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan tren positif.
Hingga triwulan II tahun 2025, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat capaian investasi mencapai Rp589 miliar.
Angka tersebut setara dengan 42,98 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp2,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan, capaian itu diperoleh berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode pelaporan 1–12 Juli 2025 yang diinput melalui sistem oss.go.id.
Menurutnya, angka tersebut mencerminkan komitmen kuat pelaku usaha dalam menjaga iklim investasi di daerah industri ini.
“Kalau dilihat dari pelaporannya, kami optimistis target investasi bisa tercapai, bahkan mungkin terlampaui. Ini baru triwulan kedua, sementara pelaporan untuk triwulan ketiga dan keempat masih akan menyusul,” ujar Aspiannur, Senin 27 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, tren investasi di Bontang masih didominasi oleh sektor industri kimia dan farmasi, perdagangan, usaha jasa, konstruksi, perdagangan dan reparasi.
Meski begitu, beberapa investasi baru mulai tumbuh di bidang ekonomi.
“Kami terus mendorong investor agar tidak hanya fokus di sektor industri besar, tapi juga sektor-sektor baru yang berkelanjutan,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bontang melalui DPMPTSP, lanjut Aspiannur, juga aktif melaku
lebih cepat, transparan, dan terintegrasi dengan sistem digital.
“Dari sisi pelayanan, kami sudah menerapkan sistem perizinan berbasis online untuk memangkas waktu pengurusan. Harapannya, iklim investasi semakin kondusif dan menarik minat investor baru,” tuturnya.
