Bontang, infosatu.co – Adanya keresahan masyarakat di Lok Tunggul Kelurahan Bontang Lestari terkait polusi udara (debu) akibat aktivitas PLTU Teluk Kadere.
Hal itu ditanggapi Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. Dia meminta agar pihak perusahaan segera mencari solusi terkait pemasalahan yang dikeluhkan masyarakat Lok Tunggul.
“Segera carikan solusi supaya warga tidak jadi korban akibat debu,” ungkapnya, Kamis (7/10/2021).
Politikus Golkar itu mengatakan perusahaan penghasil energi berkapasitas 2×100 megawatt ini diketahui membuat permukiman warga di Lok Tunggul dipenuhi debu batu bara imbas operasional PLTU.
Selain itu, aktivitas perusahaan tersebut diklaim limbah industri yang dibuang langsung ke laut membuat hasil tangkapan warga berkurang.
Sehingga, Andi Faiz sapaan akrabnya meminta perusahan yang terkait memberikan ganti rugi berupa materi atau pun inmateri kepada warga.
“Setidaknya harus ada tali asih berupa uang debu sebagai bentuk kerugian yg dialami oleh warga sekitar,” ungkapnya.
Ia menyarankan agar hal itu didiskusikan antara pihak perusahan dan warga sesuai kesepakatan yang disetujui bersama.
“Karena warga sekitar ini yang kena dampaknya, baik dari segi kesehatan maupun juga secara perekonomian,” pungkasnya. (editor: irfan).
