infosatu.co
DPRD KALTIM

Warga Keluhkan Dana Alat Penggali Kubur, Dukungan UMKM di Reses Sayid Muziburrachman

Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman Bersama Warga Usai Serap Aspirasi

Samarinda, infosatu.co – Keterbatasan dukungan anggaran untuk kebutuhan masyarakat kembali mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sayid Muziburrachman di RT 6 dan RT 7 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Sejumlah warga menyampaikan langsung persoalan yang selama ini belum tersentuh, mulai dari pengadaan alat kerja penggali kubur hingga fasilitas penunjang pelaku UMKM.

Teks: Sayid Muziburrachman Bersama Pelaku UMKM

Sayid menjelaskan bahwa kegiatan reses bertujuan menyerap aspirasi warga secara langsung, sehingga kebutuhan riil di lapangan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan maupun alokasi anggaran.

“Reses ini untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang ada di masyarakat, serta menyerap saran Bapak-Ibu demi kelurahan yang kita cintai. Informasi langsung seperti inilah yang akan membantu kami membuat kebijakan yang lebih tepat dan terarah,” ungkapnya pada Selasa, 28 Oktober 2025 malam.

Di lain sisi, Ketua RT 06, Dedy Irawan menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal tahun telah mengajukan proposal untuk pengadaan peralatan kerja bagi para penggali kubur dan petugas kebersihan makam. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

“Kami meminta alat-alat pendukung di kuburan, karena mayoritas warga sini sering membutuhkan layanan itu. Mulai dari kargul, alat gali, hingga perlengkapan untuk membersihkan makam,” ungkap Dedy.

Selain itu, ia juga mengeluhkan tidak berfungsinya gate-safe (lampu penerangan otomatis) yang sebelumnya diharapkan bisa membantu penerangan jalan.

“Untuk lingkungan sudah banyak terbantu lewat Probebaya tapi penerangan jalan ini masih perlu diperhatikan. Kalau lampu mati kami pasang sendiri, tapi gate-safe yang dulu diajukan belum ada realisasinya,” tambahnya.

Selain masalah pemakaman, perwakilan kelompok ibu rumah tangga pelaku UMKM juga menyampaikan harapan agar ada dukungan berupa bantuan modal dan sarana pendukung usaha kecil.

“Kami ini ibu-ibu pengusaha kecil. Ada yang jual sembako, ada yang jual kue. Kami butuh dukungan penunjang usaha supaya bisa berkembang, apalagi untuk menambah pemasukan keluarga,” ucap salah satu perwakilan ibu-ibu UMKM.

Sayid mengapresiasi penyampaian aspirasi tersebut dan menegaskan akan membawa seluruh masukan ke tingkat pembahasan di provinsi agar dapat diakomodasi melalui program atau skema bantuan yang tersedia.

“Ini penting, terutama soal alat penggali kubur dan pemberdayaan UMKM. Kami akan perjuangkan agar bisa masuk dalam program bantuan yang tepat sasaran,” tegasnya.

Related posts

Pengawasan Jembatan Mahulu Disorot, DPRD Kaltim Dorong Evaluasi Total

Dhita Apriliani

DPRD Kaltim: Perketat Pengawasan Lintasan Kapal di Sungai Mahakam

Dhita Apriliani

CSR Perusahaan Kaltim Belum Maksimal, DPRD Siapkan Pansus Selama 3 Bulan

Firda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page