Bontang, infosatu.co – Pembangunan gedung baru berisi 12 Rombongan Belajar (Rombel) di SMP Negeri 1 Bontang, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ditarget rampung pada Desember 2025 mendatang.
Dengan selesainya pembangunan gedung berlantai tiga itu, sekolah dipastikan tak lagi menerapkan sistem belajar bergantian atau shift bagi siswa-siswinya.
Pembangunan gedung baru SMP Negeri 1 Bontang Utara, terdiri dari 12 Rombel terus menunjukkan progres menggembirakan.
Kepala SMP Negeri 1 Bontang Utara, Riyanto, menyebut, proyek tersebut berjalan lancar dan diyakini dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Kalau untuk progres pembangunan rombongan belajar ini, berjalan dengan lancar. Kapan itu saya sempat ketemu dengan pihak konsultan di sini, dan mereka juga yakin bisa diselesaikan tepat waktu,” ujar Riyanto saat ditemui, Jumat 31 Oktober 2025.
Riyanto menjelaskan, bangunan baru berlantai tiga itu sepenuhnya difungsikan untuk ruang kelas. Total 12 ruangan akan digunakan sebagai tempat belajar bagi siswa kelas.
Menurutnya, tambahan ruang belajar ini akan menjadi solusi permanen bagi masalah keterbatasan kelas yang selama ini membuat sekolah harus menerapkan sistem shift.
“Ketika gedung ini sudah bisa beroperasi, tidak ada lagi sistem shift-shiftan,” terangnya.
Selama ini, kelas 9 masuk pagi, sedangkan kelas 7 dan 8 bergantian siang. Apabila gedung baru ini selesai, semuanya bisa belajar di pagi hari.
Ia berharap, pembangunan bisa selesai sesuai rencana agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal sepenuhnya pada semester mendatang.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang juga terus memantau progres proyek tersebut. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan selesai sebelum akhir tahun anggaran.
Dengan selesainya pembangunan 12 rombel ini, fasilitas pendidikan di SMP Negeri 1 Bontang Utara akan semakin memadai.
“Sesuai rencana, selesai sekitar tanggal 25 Desember. Yang penting tidak masuk di anggaran tahun berikutnya,” ungkap Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha.
