infosatu.co
DPRD Samarinda

Sisa 2 Km Tanggul Bengkuring Belum Rampung, DPRD Minta BWS Segera Tuntaskan

Teks: Foto bersama jajaran Komisi III DPRD Kota dengan Lurah dan Dinas PUPR Kota Samarinda (Infosatu.co/Andika)

Samarinda, Infosatu.co — Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar meminta percepatan penyelesaian tanggul di kawasan Bengkuring serta optimalisasi fungsi kolam retensi guna menekan risiko banjir.

Dalam Sidak tersebut, Komisi III menyoroti sisa pembangunan tanggul oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) yang belum tersambung hingga ke wilayah Betapus.

“Masih ada sekitar dua kilometer tanggul yang belum terealisasi sampai ke Betapus. Ini akan kami komunikasikan lagi dengan pihak BWS,” ujar Deni, Rabu 4 Maret 2026.

Ia menegaskan, selama tanggul belum terbangun menyeluruh, air limpasan dari Sungai Karang Mumus masih berpotensi masuk ke kawasan Perumahan Bengkuring.

Kondisi tersebut kerap menyebabkan banjir dengan ketinggian cukup dalam dan durasi genangan yang lama.

Selain tanggul, Komisi III juga mengevaluasi kolam retensi Bengkuring seluas kurang lebih lima hektare yang dibangun pada tahap 2025.

Secara fisik proyek tersebut telah rampung, namun dewan memberi catatan terkait akses jalan menuju tanggul yang masih tergenang.

“Fungsinya untuk menanggul, jadi tanggul harus lebih tinggi dari air. Jangan sampai justru air bisa melewati tanggul,” tegasnya.

Dari perhitungan sementara, kolam retensi Bengkuring dengan kedalaman rata-rata dua meter diperkirakan mampu menampung sekitar 320 ribu meter kubik air.

Sementara kolam retensi Sempaja Lestari Indah (SLI) seluas 2,6 hektare dengan kedalaman 2 hingga 2,5 meter memiliki daya tampung sekitar 55 ribu meter kubik.

Namun demikian, keberadaan gulma dan sedimentasi di area kolam dinilai dapat mengurangi kapasitas tampung air.

Karena itu, Komisi III meminta dinas terkait segera melakukan pembersihan rutin agar fungsi kolam tetap optimal.

Deni memastikan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar pembangunan tanggul dan pengelolaan kolam retensi benar-benar efektif dalam mengurangi risiko banjir di Bengkuring dan sekitarnya.

“Kami akan terus mengawasi dan berkoordinasi agar tanggul dan kolam retensi benar-benar efektif menekan banjir,” tegas Deni Hakim Anwar.

Related posts

DPRD Minta DLH Kawal Standarisasi Limbah SPPG di Samarinda Tanpa Tebang Pilih

Firda

DPRD Samarinda: Percepatan Program Gizi Tak Boleh Tumbalkan Lingkungan Hidup

Firda

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Tuntas Tahun 2026 Ini

Firda