
Samarinda, infosatu.co – Kaltim harus cepat tanggap terhadap kemungkinan besar menghadapi ibu kota negara (IKN) baru. Segala persiapan harus segera dipikirkan mulai sekarang.
Hal ini diakui Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat ditemui awak media di Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada.
“Yang tidak kalah penting terkait IKN baru di Kaltim yakni kesiapan ketenagakerjaan. Seharusnya Kaltim sudah mulai dari sekarang,” tegasnya kepada awak media, Kamis (22/4/2021) lalu.
Pasalnya sangat disayangkan, apabila nantinya saat pembangunan IKN baru berjalan, justru tenaga kerja di Kaltim malah tertinggal.
“Jangan sampai, nanti setelah aktivitas kegiatan pembangunan IKN berjalan, kita malah tertinggal,” terang politikus Golkar itu.
Seharusnya, Dinas Ketenagakerjaan sudah bertindak mulai dari sekarang. Lanjutnya, mereka harus menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
“Pikirkan bagaimana caranya agar tenaga kerja kita mumpuni serta memiliki sertifikasi dan sebagainya. Ini harus kita mulai dari sekarang,” jelasnya.
Makmur tidak ingin jika banyak tenaga kerja didatangkan dari luar, masyarakat Kaltim tidak boleh jadi penonton di daerah sendiri.
“Jangan sampai hal-hal kecil didatangkan dari luar dan kita tertinggal. Ini sangat disayangkan jika sampai terjadi,” ujarnya.
Seharusnya, semua pihak terkait bekerja sama dengan pimpinan perguruan tinggi yang ada di Kaltim. Harapannya, untuk membahas konsep maupun ide yang harus dilakukan Kaltim ke depan.
“Kita harus pikirkan bagaimana konsep ke depan, persiapkan tenaga kerja kita agar terlibat dalam pembangunan IKN,” ungkapnya.
Ia sangat takut apabila tenaga kerja di Kaltim tidak bisa ikut serta dalam pembangunan IKN baru. Padahal seharusnya, putra-putri daerah harus diutamakan keterlibatannya.
“Nantinya, sangat luar biasa pembangunan IKN baru ini. Namun, jangan-jangan justru nantinya tenaga kerja kita ngga bisa ikut serta karena tidak bersumber daya. Bahkan tidak bersertifikasi dan ngga punya pengetahuan. Ini yang seharusnya kita antisipasi,” ucap Makmur. (editor: irfan)
