Kutim, Infosatu.co – Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mengatakan Jembatan Nibung dibangun sepanjang 390 meter dengan anggaran Rp98,36 miliar. Sementara strukturnya menggunakan rangka baja A90 dengan jalan pendekat komposit baja A30.
Menurut Firnanda, tak hanya itu, pembangunan juga mencakup jalan pendekat dari sisi Kadungan Jaya sepanjang 135 meter senilai Rp42,57 miliar, serta dari sisi Pelawan sepanjang 500 meter dengan nilai kontrak Rp135,8 miliar.
Kini, setelah lebih dari satu dekade penantian, bentang baja itu tak lagi menjadi janji. Ia telah menjadi jalur nyata yang menghubungkan harapan, membuka akses, mempercepat pertumbuhan dan menegaskan bahwa masyarakat di utara Kaltim pun harus maju.
“Jadi ini bukan janji tapi hari ini sudah bisa diresmikan untuk bisa dimanfaatkan masyarakat,”urainya.
Selain itu, ungkap Nanda panggilan sehari hari, pengoperasian jembatan ini masih akan menunggu tes uji beban kendaraan dengan muatan berat. Sedangkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa dilalui mulai Rabu besok.
Ia sampaikan, menuju Berau dari Kecamatan Karangan akan menghemat waktu tempuh sekitar 140 km. Sementara melalui penyeberangan feri GM perlu biaya besar dan waktu antre hingga empat jam bila dalam kondisi surut menunggu pasang.
“Dengan diresmikannya Jembatan Nibung ini, akan menghemat waktu tempuh sekitar 140 km,”tandasnya.
