Samarinda, infosatu.co – Layanan penukaran uang baru yang dibuka Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) di Gedung Pramuka, Samarinda, akan memasuki hari terakhir pada Kamis, 12 Maret 2026.
Masyarakat yang masih membutuhkan uang pecahan baru menjelang Idulfitri diimbau memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Layanan penukaran uang di Gedung Pramuka telah berlangsung dari hari senin dan akan ditutup pada kamis besok,” ujar Asisten Penyelia Perkasan Bank Indonesia Kaltim, Rengga Yoga Pandawa, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, layanan di Gedung Pramuka menjadi salah satu titik utama penukaran uang baru bagi masyarakat. Dalam satu hari, kuota yang disediakan mencapai 1.000 orang.
“Selama empat hari totalnya ada sekitar 4.000 kuota,” jelasnya.
Selain di Gedung Pramuka, Bank Indonesia sebelumnya juga membuka layanan penukaran uang di sejumlah titik lain di Samarinda.
Salah satunya melalui kegiatan keliling di berbagai masjid yang tersebar di setiap kecamatan.
Layanan penukaran uang tersebut sudah dibuka sejak awal Ramadan, mulai 18 Februari 2026 dan akan berakhir besok.
Menurut Rengga, penukaran uang baru menjelang Ramadan dan Idulfitri selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena sudah menjadi tradisi setiap tahun.
“Layanan penukaran uang di Bank Indonesia, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di daerah lain, selalu mendapatkan antusiasme yang tinggi,” katanya.
Untuk menjaga pemerataan, Bank Indonesia memberlakukan batas maksimal penukaran bagi setiap orang sebesar Rp5.300.000 dengan sistem paket.
“Setiap masyarakat satu orang dibatasi maksimal Rp5.300.000,” ujarnya.
Paket tersebut terdiri dari pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar, pecahan Rp20.000 sebanyak 50 lembar, serta pecahan Rp10.000 hingga Rp1.000 masing-masing 100 lembar.
“Pembatasan ini kami berlakukan agar pembagian uang baru bisa merata dan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan uang baru,” pungkasnya.
