infosatu.co
Samarinda

Mallisa Leslye Agustin: Komunikasi Lingkungan Aspek Penting Bangun Kesadaran dan Aksi Masyarakat

Teks: Ilustrasi edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Samarinda, infosatu.co – Persoalan lingkungan hidup kian hari semakin kompleks dan mendesak. Perubahan iklim, pencemaran, deforestasi hingga krisis sampah kini bukan lagi isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Namun, di balik besarnya ancaman tersebut, masalah utama sering kali bukan hanya terletak pada minimnya kebijakan atau teknologi, melainkan pada lemahnya komunikasi lingkungan.

Hal tersebut disampaikan pakar lingkungan Mallisa Leslye Agustin, dalam keterangannya kepada infosatu.co, Jumat, 2 Desember 2026.

Menurutnya, komunikasi lingkungan memegang peran strategis sebagai sarana edukasi sekaligus penggerak aksi sosial di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, komunikasi lingkungan berfungsi sebagai jembatan antara pengetahuan ilmiah dan pemahaman publik.

Selama ini, banyak isu lingkungan disampaikan dalam bahasa teknis yang sulit dipahami oleh masyarakat awam, sehingga pesan yang disampaikan tidak sampai pada tujuan utama, yakni perubahan perilaku.

“Tanpa komunikasi yang tepat, informasi tersebut kehilangan daya dorong untuk mengubah perilaku,” ujar Mallisa.

Di sinilah, lanjutnya, komunikasi lingkungan berperan penting dalam mengemas pesan secara sederhana, relevan, dan kontekstual.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat dapat menyadari bahwa isu lingkungan berkaitan langsung dengan kualitas hidup mereka sehari-hari.

Sebagai sarana edukasi, komunikasi lingkungan juga tidak cukup hanya menyampaikan data atau fakta kerusakan alam.

Edukasi yang efektif, menurut Mallisa, harus mampu membangun kesadaran kritis, bukan sekadar menimbulkan rasa takut atau bersalah.

“Kampanye lingkungan yang menjelaskan hubungan sebab-akibat serta menawarkan solusi konkret cenderung lebih berdampak,” jelasnya.

Ketika masyarakat memahami bahwa tindakan-tindakan kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai atau menghemat energi, memiliki kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan, maka kesadaran ekologis dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Lebih jauh, komunikasi lingkungan juga berperan sebagai pemicu aksi sosial. Isu lingkungan pada dasarnya merupakan persoalan kolektif yang menuntut keterlibatan banyak pihak.

“Komunikasi yang persuasif dan partisipatif dapat mendorong masyarakat untuk bergerak bersama, baik melalui kegiatan bersih lingkungan, advokasi kebijakan, maupun perubahan gaya hidup,” ucapnya.

Menurut Mallisa, komunikasi lingkungan yang berhasil adalah komunikasi yang mampu mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata.

Di era digital saat ini, peran komunikasi lingkungan bahkan semakin luas dengan hadirnya media sosial yang memungkinkan pesan-pesan lingkungan menyebar secara cepat dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar di era digital adalah memastikan pesan lingkungan tidak berhenti sebagai tren sesaat.

“Tanpa strategi komunikasi yang berkelanjutan dan beretika, kampanye lingkungan berisiko menjadi simbolik semata,” terangnya.

Oleh karena itu, Mallisa menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, media, serta generasi muda dalam membangun komunikasi lingkungan yang efektif.

Menurutnya, komunikasi lingkungan bukan hanya alat penyampai pesan, tetapi juga sarana untuk membangun kesadaran kolektif dan solidaritas sosial.

“Saya meyakini bahwa keberhasilan upaya pelestarian lingkungan sangat bergantung pada bagaimana isu tersebut dikomunikasikan,” pungkasnya.

Dengan komunikasi lingkungan yang edukatif, inklusif, dan mendorong partisipasi, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam krisis lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dari solusi.

Related posts

Pelindo Perkuat Pengawasan di Sungai Mahakam, Pemanduan 24 Jam

Dhita Apriliani

Rumah Warga Rusak Disenggol Ponton Batu Bara

Firda

Siti Aminah: Integritas dan Verifikasi Kunci Wartawan Bertahan Era Digital

Dhita Apriliani

Leave a Comment

You cannot copy content of this page