Bontang, infosatu.co – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam melakukan kegiatan reses masa sidang III di Kelurahan Bontang Baru.
Dimana hampir sebagian warga di Kelurahan Bontang Baru mengeluhkan tentang krisis air bersih di wilayahnya.
“Rata-rata warga Bontang Baru mengeluhkan pasokan air bersih dari PDAM yang minim. Ini kan miris, wilayah di tengah kota tapi krisis air bersih apalagi yang di pesisir,” ungkap Andi Faiz sapaan akrabnya saat ditemui infosatu.co di ruangannya di Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Rabu (1/9/2021).
Kata dia, sebagian warga RT di Kelurahan Bontang Baru mengeluhkan jam nyala air PDAM yang terbatas serta kecilnya debit air yang keluar.
“Nyala airnya dari jam 12 malam sampai subuh saja dan debitnya kecil,” terangnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bontang itu juga prihatin akan keadaan tersebut. Pasalnya, Kelurahan Bontang Baru terletak di tengah Kota Bontang serta dekat dengan pemerintahan namun pasokan air bersihnya sangat terbatas.
“Jadi nanti kami akan dorong kepada pemerintah agar lebih serius lagi untuk memperhatikan terkait suplai air PDAM di Bontang Baru,” bebernya.
Selain itu juga, ia juga meminta kepada PDAM agar segera mencari solusinya. PDAM bisa mencari penyebab permasalahan tersebut lalu dikonsultasikan kepada pemerintah.
“Misal kondisi sumur yang sudah kering, maka PDAM bisa mengusulkan pada pemerintah untuk membuat sumur atau water treatment plant (WTP) di Bontang Baru,” terangnya.
Ia menilai permasalahan ini harus segera diselesaikan agar masyarakat Kelurahan Bontang Baru mudah mendapatkan pasokan air bersih.
Selain itu, Faiz juga menampung keluhan warga yang lain seperti penerangan jalan, drainase dan penanggulangan banjir.(editor: irfan)
