infosatu.co
OLAHRAGA

KONI Kaltim Perkuat Pilar Sport Science demi Target 3 Besar PON 2028

Teks: Komite Olahraga Nasional Indonesia Kalimantan Timur (KONI Kaltim), Rusdiansyah Aras

Samarinda, infosatu.co – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kalimantan Timur (KONI Kaltim), Rusdiansyah Aras secara resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat prestasi atlet melalui pemanfaatan sport science.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari konsolidasi guna memastikan para atlet Kaltim mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Salah satunya dengan menargetkan tiga besar pada PON 2028.

Rusdiansyah menegaskan bahwa penguasaan ilmu keolahragaan merupakan instrumen krusial dalam pendampingan atlet.

Menurutnya, prestasi gemilang tidak lagi hanya mengandalkan latihan fisik yang keras, melainkan harus didukung oleh manajemen kesehatan, mitigasi cedera, hingga kesiapan mental yang profesional.

“Sebenarnya sport science itu dari ilmu keolahragaan, karena itu memang penting sport science untuk mendampingi atlet kita untuk kita bisa maju dan berprestasi di tingkat daerah, nasional, dan internasional,” ujarnya Sabtu, 27 Desember 2025.

Selain teknis kepelatihan, ia juga menyoroti pentingnya literasi mengenai zat-zat terlarang atau doping.

Ketidaktahuan mengenai aturan ini dinilai dapat menjadi ancaman serius yang mampu menyia-nyiakan perjuangan panjang para atlet dan mencoreng nama baik daerah.

Sektor psikologi juga menjadi perhatian, mengingat ketangguhan mental sering kali menjadi faktor penentu kemenangan di level kompetisi yang sangat ketat.

Mengenai target jangka panjang, KONI Kaltim optimistis dapat memenuhi ambisi yang dicanangkan oleh Gubernur Kaltim untuk menembus posisi tiga besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Target kita jelas, Bapak-Ibu sekalian, Bapak Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Rudy Mas’ud mencanangkan tiga besar pada PON yang akan datang tahun 2028,” tegasnya.

Meskipun terdapat tantangan terkait alokasi anggaran, pihak pengurus tetap berkomitmen untuk memaksimalkan sumber daya yang ada demi mencetak juara.

“Kami juga dipesankan oleh Pak Kadispora, sekecil apa pun anggaran yang diberikan kepada KONI Kaltim, kita pun semuanya optimis mengantarkan atlet menjadi juara nantinya pada PON yang akan datang,” pungkasnya.

Melalui pelatihan ini, para pelatih dan pengurus cabang olahraga diharapkan dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas pembinaan di daerah masing-masing.

Related posts

KONI Tekankan Target PON 2028 Harus Realistis dan Berbasis Potensi Daerah

Dhita Apriliani

Waketum KONI Minta Daerah Prioritaskan Cabor Olimpiade Hadapi PON 2028

Dhita Apriliani

Minim Minat dan Dukungan, Masa Depan Kedokteran Olahraga Indonesia Dipertanyakan

Dhita Apriliani

Leave a Comment

You cannot copy content of this page