Bontang, infosatu.co – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerbitkan aturan baru terkait penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan ini membawa sejumlah perubahan signifikan, terutama pada jenis menu yang diberikan hingga jadwal distribusi kepada para penerima manfaat.
Kepala Regional BGN Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, menjelaskan perubahan paling mencolok terletak pada bentuk makanan yang kini diwajibkan dalam kondisi siap santap.
“Ke depan, arahan dari pusat bahwa tidak ada lagi menu kering. Jadi seluruhnya berupa menu siap santap,” jelasnya saat dihubungi, Senin, 6 April 2026.
Ia menerangkan, kebijakan tersebut diambil untuk memastikan kualitas konsumsi yang diterima peserta didik lebih terjamin, baik dari sisi kebersihan, kandungan gizi, maupun kelayakan konsumsi.
Menu siap santap juga dinilai lebih efektif dalam mendukung kebutuhan energi harian siswa selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Selain perubahan jenis menu, BGN juga melakukan penyesuaian pada jadwal penyaluran program. Jika sebelumnya program MBG disalurkan hingga hari Sabtu, kini distribusi makanan hanya dilakukan sampai hari Jumat.
“Jika sebelumnya penerima manfaat MBG mendapatkan jatah sampai hari Sabtu, kini penyaluran ke anak sekolah nantinya hanya sampai hari Jumat,” terangnya.
Menurut Surya, penyesuaian jadwal tersebut berkaitan dengan efektivitas distribusi serta penyesuaian dengan kalender kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Dengan skema baru tersebut, diharapkan proses penyaluran program MBG dapat berjalan lebih terorganisir, efisien, serta tepat sasaran bagi para penerima manfaat.
Ia menambahkan, penyesuaian aturan baru tersebut telah mulai diimplementasikan sejak April 2026.
“Penyesuaian aturan baru tersebut sudah diimplementasikan sejak April 2026,” tandasnya. (Adv)
