Samarinda, infosatu.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud menegaskan arah pembangunan daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pemerataan infrastruktur, serta keadilan sosial sebagai fondasi menuju Generasi Emas.
Rudy menyebut bahwa Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kaltim ke-69 ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan para pendahulu, kerja keras generasi hari ini, serta tanggung jawab besar dalam menyiapkan masa depan Kaltim yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Momentum ini menjadi ruang refleksi bagi kita semua atas perjuangan para pendahulu, kerja keras generasi hari ini, serta tanggung jawab besar menyiapkan masa depan Kalimantan Timur menuju generasi emas,” ujarnya pada Jumat, 9 Januari 2026.
Dengan tema “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”, Gubernur menyebutkan hal ini sebagai cerminan arah besar pembangunan daerah yang menempatkan manusia sebagai pusat kemajuan.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari sejauh mana manfaatnya dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.
“Kami meyakini keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi sejauh mana kualitas hidup masyarakat meningkat secara adil dan merata,” tegasnya.
Visi besar tersebut dijabarkan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan.
Dalam satu tahun terakhir, Pemprov Kaltim juga menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Salah satu kebijakan yang ditekankan adalah pelaksanaan program Gratis Pol yang menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Rudy menegaskan bahwa pendidikan bukan beban anggaran, melainkan modal utama membangun masa depan daerah.
“Bagi kami, pendidikan bukanlah cost atau pengeluaran, tetapi investasi besar untuk membangun generasi emas Kalimantan Timur,” katanya.
Selain pembangunan manusia, Pemprov Kaltim juga terus memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan provinsi.
Mulai dari jalur Tering–Ujoh Bilang, Kutai Timur–Berau, hingga rencana akses Bongan-Sotek yang terhubung langsung ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar membangun jalan, tetapi menjadi urat nadi harapan yang menghubungkan desa, membuka akses, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Pemprov Kaltim juga menyerahkan Arindama kepada kabupatendan kota sebagai simbol penguatan sinergi pembangunan daerah, dengan Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara mendapat penghargaan Arindama Utama.
Selain itu, Pemprov juga memberikan penghargaan kepada camat berprestasi atas dedikasi dan kepemimpinan dalam pelayanan publik.
Menutup amanatnya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, kolaborasi dan tetap optimis utuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
