infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Diskominfo Kaltim: Literasi Digital untuk Cegah Hoaks dan Amankan Data

Teks: Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kaltim, Dafa Ezra

Samarinda, infosatu.co – Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Dafa Ezra menegaskan pentingnya penguatan literasi digital bagi pelajar dan mahasiswa sebagai upaya mencegah penyebaran hoaks serta melindungi keamanan data pribadi di ruang digital.

Dafa menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan dialog literasi digital yang digelar bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang menargetkan generasi muda sebagai kelompok paling aktif dalam penggunaan media sosial.

Ia menjelaskan, rendahnya kesadaran literasi digital membuat banyak anak muda tanpa disadari justru menjadi bagian dari penyebaran informasi palsu di media sosial.

Oleh karena itu, pemahaman etika bermedia dan keamanan data menjadi materi utama dalam sosialisasi yang dilakukan Diskominfo.

“Terutama di hoaks, kebanyakan anak muda, mahasiswa ini tidak sadar bahwa mereka sendiri adalah pelaku hoaksnya. Kami juga menjelaskan tentang etika bermedia sosial serta keamanan data digital agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya pada Selasa, 23 Desember 2025.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Diskominfo terus melakukan langkah pencegahan dengan turun langsung ke sekolah dan kampus. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk membekali pelajar dengan kemampuan memilah informasi serta menjaga keamanan data pribadi.

“Kami melakukan sosialisasi ke beberapa kampus dan juga SMA maupun SMP di Kalimantan Timur. Dalam bulan ini saja sudah empat sekolah yang kami datangi, agar para pelajar memiliki etika bermedia sosial dan tahu cara mengamankan data,” katanya.

Dafa menambahkan, pemerintah berharap materi literasi digital yang disampaikan tidak berhenti pada peserta kegiatan, tetapi dapat disebarluaskan kembali di lingkungan sekitar. Generasi muda diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan, dimulai dari lingkup keluarga.

“Apa yang kami sampaikan ini diharapkan bisa diamalkan dan disebarluaskan. Minimal para pelajar dan mahasiswa ini menjadi agen perubahan untuk keluarganya sendiri, karena orang tua kita banyak yang masih belum melek teknologi,” tegasnya.

Selain literasi digital, Diskominfo Kaltim juga merencanakan penguatan peran talenta digital di bidang teknologi informasi agar dapat berkontribusi secara positif dalam menjaga keamanan sistem informasi pemerintah dan masyarakat.

Related posts

TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, Pemprov Kaltim Siap Gelar Nobar

Firda

Hak Siar Piala Dunia 2026 Dinilai Perkuat Peran TVRI di Kaltim

Firda

Portal Jembatan Mahulu Dibuka, DPUPR Imbau Pengguna Berhati-hati

Dhita Apriliani

Leave a Comment

You cannot copy content of this page