Samarinda, infosatu.co — Media Sukri Indonesia (MSI) Group memberikan ruang bagi karyawannya untuk menjalankan aktivitas keagamaan dan spiritual. Hal tersebut dirasakan Fauzan, desainer grafis sekaligus konten kreator MSI Group, yang mengikuti Haul Guru Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Fauzan mengungkapkan, untuk mengikuti rangkaian Haul Guru Sekumpul, dirinya mengambil cuti selama empat hari.
Namun, cuti tersebut tidak sepenuhnya memutus aktivitas profesionalnya. Dengan dukungan dan fleksibilitas dari MSI Group, Fauzan tetap menjalankan pekerjaannya dari jarak jauh.
“Saya ambil cuti empat hari, tetapi tetap kerja dari jauh,” ujar Fauzan melalui panggilan suara, Jumat 26 Desember 2025 di Rest Area.
Keikutsertaan Fauzan dalam Haul Guru Sekumpul kali ini bukanlah yang pertama. Ia tercatat sudah tiga kali mengikuti haul akbar yang diperingati untuk mengenang KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, seorang ulama besar yang memiliki pengaruh kuat dalam penyebaran ilmu agama dan nilai-nilai akhlak di Kalimantan dan Indonesia.
Perjalanan menuju lokasi haul dimulai sejak dini hari, Jumat 26 Desember 2025, Fauzan berangkat sekitar pukul 05.00 Wita bersama adiknya, menempuh perjalanan panjang hingga memperkirakan akan tiba di Martapura sekitar pukul 00.00 Wita.
Ia memilih sepeda motor sebagai sarana transportasi utama. Pilihan menggunakan sepeda motor dilandasi kecintaannya pada kegiatan turing.
Bagi Fauzan, perjalanan menuju Haul Guru Sekumpul bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan bagian dari proses refleksi dan pengalaman spiritual itu sendiri.
“Saya memang hobi sekali turing motor. Itu hobi yang menyenangkan, jadi saya sengaja memilih naik motor supaya bisa melihat pemandangan dan mendokumentasikan perjalanan,” ujarnya.
Sepanjang perjalanan, Fauzan merasakan suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan. Arus jemaah yang datang dari berbagai daerah menciptakan rasa persaudaraan yang kuat, meskipun sebagian besar tidak saling mengenal.
Hal yang paling membekas bagi Fauzan adalah kepedulian masyarakat sepanjang jalur perjalanan.
Dalam rangkaian Haul Guru Sekumpul, banyak pihak menyediakan fasilitas gratis bagi para jemaah. Rest area disiapkan sebagai tempat istirahat, makanan dibagikan secara cuma-cuma, bahkan di beberapa titik tersedia pertalite gratis bagi pengendara.
“Di rest area kita bisa istirahat, makan gratis, dan ada pertalite gratis,” ungkapnya.
Sebelum berangkat, Fauzan menekankan pentingnya persiapan matang. Menurutnya, kondisi kendaraan menjadi faktor utama demi keselamatan dan kelancaran perjalanan, selain kesiapan fisik yang harus dijaga dengan istirahat cukup.
Lebih dari sekadar perjalanan fisik, kehadiran Fauzan di Haul Guru Sekumpul didorong oleh niat spiritual.
“Tentunya tujuan saya datang adalah memohon doa dan ampun, serta mengambil berkah,” tegasnya.
Bagi Fauzan, Haul Guru Sekumpul memiliki makna mendalam sebagai sarana mengenang dan menghormati jasa Guru Sekumpul dalam menyebarkan ilmu agama dan membangun nilai-nilai keislaman yang menyejukkan.
Nilai ajaran yang hingga kini terus ia pegang dari Guru Zaini adalah sikap sopan santun dalam berbicara.
Menurut Fauzan, ajaran tersebut relevan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia kerja kreatif dan interaksi di ruang digital.
Melalui momentum haul, Fauzan juga akan memanjatkan harapan pribadi. “Harapannya, semoga bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari, dalam semua hal,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan pesan kepada rekan-rekan dan masyarakat yang belum pernah mengikuti Haul Guru Sekumpul agar suatu hari dapat merasakan langsung pengalaman tersebut.
“Untuk teman-teman yang belum pernah ikut haul, kalian harus mencoba ikut Haul Guru Sekumpul suatu hari nanti. Pengalamannya luar biasa, bisa mendapatkan berkah dan bersilaturahmi dengan banyak orang baik,” pungkas Fauzan.
