infosatu.co
KALTIM

Dari Super Tim Menuju Super Deal, Arah Baru Ansor Kaltim

Teks: Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kaltim, Murjani

Samarinda, infosatu.co – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Timur (Kaltim), Murjani menekankan bahwa kekuatan Ansor tidak bertumpu pada figur tunggal, melainkan pada kerja tim yang solid dan kolaboratif.

Ia menggambarkan Ansor sebagai organisasi yang bergerak dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, bukan individualisme.

“Ansor ini bukan Superman, jadi gotong royong. Kalau Superman, sendirian bisa selesai semua,” tegas Murjani.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Inaugurasi PW GP Ansor Kalimantan Timur Masa Khidmat 2024–2028 di Aula Tower Kadrie Oening, Gedung Dispora Kaltim, Minggu, 25 Januari 2026.

Murjani menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah yang baru saja dilantik, mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara hingga wakil bendahara.

Menurutnya, seluruh struktur kepemimpinan memiliki peran penting dalam mengemban amanah organisasi, khususnya dalam menyukseskan agenda-agenda besar Ansor.

Murjani juga melaporkan kepada Ketua Umum GP Ansor dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur bahwa sejak 22 hingga 25 Januari 2026, PW GP Ansor Kaltim telah melaksanakan rangkaian inaugurasi berupa Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan dan Kursus Banser Lanjutan.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan Apel Siaga yang dikomandani oleh Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PW GP Ansor Kaltim, Sapto Setyo Pramono.

“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan ini berjalan lancar sampai detik ini karena kerja bahu-membahu seluruh sahabat pimpinan wilayah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Murjani menegaskan bahwa struktur kepemimpinan Ansor dirancang sebagai tim kerja yang saling melengkapi, bukan sebagai hierarki yang kaku.

Menurutnya, kolaborasi internal menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran organisasi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi Ansor dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar Ansor tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata yang lebih luas.

“Kalau Ansor sebagai tim ini bersinergi dan berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah, maka Ansor bukan lagi sekadar super tim, tetapi super deal,” tegasnya.

Murjani menyebut transformasi dari “super tim” menuju “super deal” sebagai arah gerak Ansor ke depan.

Oleh karena itu, ia berharap arahan dan bimbingan dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur serta Ketua Umum GP Ansor agar organisasi yang telah besar ini tetap terjaga dan terus berkembang.

“Ansor ini sudah sangat besar, dan itu harus kita jaga,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Murjani juga melaporkan jumlah peserta kegiatan inaugurasi yang didominasi oleh kader dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.

Ia menyebut daerah lain juga turut berpartisipasi dengan selisih jumlah yang tidak jauh berbeda.

Related posts

Menuju Grand Final, PPPKT 2026 Saring 42 Pelajar Terbaik Kaltim

Firda

Dewan Hakim MTQ Diminta Siap Diaudit Publik

Dhita Apriliani

2 Tongkang Batu Bara Senggol Rumah Warga dan Pilar Jembatan Mahulu

Firda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page