infosatu.co
DPRD BONTANG

Dana Rp 5,6 M Belum Cukup Merehab Gedung Uji KIR Loktuan

Suasana sidak Komisi lll DPRD Bontang bersama dinas yang terkait di Kelurahan Loktuan, Selasa (15/6/2021). (foto: Emmi)

Bontang, infosatu.co – DPRD Bontang melalui Komisi lll kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung lama uji KIR di Kelurahan Loktuan.

Diketahui bahwa, sejak awal pembangunan gedung uji KIR diusulkan di wilayah Bontang Lestari tepatnya di Lapangan Terbang Layang, akan tetapi Pemkot Bontang tidak menyetujui lantaran masuk dengan kawasan industri sehingga gedung KIR lama yang akan diperbaiki dipergunakan kembali untuk tempat pengujian kendaraan.

Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal menyatakan bahwa pihak tim badan anggaran (Banggar) DPRD Bontang dan Pemkot Bontang sudah memasukkan anggaran untuk pengadaan alat dan rehab gedung sebesar Rp 5,6 miliar.

Tak hanya itu, Faisal juga mempertanyakan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang terkait anggaran Rp 5,6 miliar apakah mencukupi untuk rehab gedung pelayanan uji KIR sementara.

“Tolong Dishub sampaikan kalau ada kekurangannya, kebetulan di sini ada Komisi III banyak yang masuk Banggar, ada juga Kepala Balitbang Bontang ke lapangan,” ungkapnya kepada infosatu.co, Selasa (15/6/2021).

Politikus Nasdem itu ingin memastikan anggaran tersebut, lantaran pihaknya sudah memperjuangkan pelayanan uji KIR sehingga pihaknya tidak ingin pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak maksimal.

“Jangan sampai anggaran yang sudah digelontorkan, tapi pelayanan tidak maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Prasarana Dishub Bontang Iqbal Srijaya mengungkapkan jika pelayanan uji KIR di Loktuan dengan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar tidak mencukupi.

Ia menegaskan estimasi dana yang diajukan pihaknya lantaran diperuntukkan untuk pengadaan alat di Terbang Layang Bontang Lestari, akan tetapi jika gedung lama yang ada di Loktuan ingin direhab, maka masih membutuhkan tambahan dana sekitar Rp 1,4 miliar lagi.

“Alatnya aja sudah capai Rp 5,2 miliar, belum merehab gedungnya. Mensterilkan dengan kondisi yang seperti ini memang masih butuh anggaran, setidaknya Rp 6 sampai 7 miliar itu sudah cukup,” pungkasnya. (editor: irfan)

Related posts

Mediasi Sengketa Lahan Tanjung Laut Bontang, DPRD Siapkan RDP Lanjutan

Rizki

Sengketa Lahan Tanjung Laut Bontang, Warga yang Sudah 30 Tahun Tinggal Terancam Tergusur

Rizki

DPRD Bontang Temukan Warga Belum Terdata BLT di Loktuan, Andi Faiz: Kita Akan Verifikasi

Rizki