infosatu.co
OLAHRAGA

Calon Ketua IPSI Samarinda Komitmen Bangun Organisasi yang Solid

Teks: Calon Ketua IPSI Kota Samarinda, Muslimin.

Samarinda, infosatu.co – Calon Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Muslimin menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid.

Salah satu upayanya melalui kekompakan pengurus, pemenuhan sarana-prasarana, serta peningkatan kualitas atlet dan perangkat pertandingan.

Hal ini mengemuka dalam penyampaian visi dan misi pada Musyawarah IPSI Kota Samarinda yang dihadiri pimpinan sidang, pengurus IPSI, serta perwakilan seluruh perguruan pencak silat di Kota Samarinda.

Muslimin menekankan bahwa kekuatan organisasi bertumpu pada kebersamaan seluruh pengurus dan perguruan.

Menurutnya, organisasi hanya bisa berjalan dengan baik jika terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari seluruh anggota.

“Ketika ingin menjadi organisasi yang kuat, kekompakan pengurus harus terbangun. Saya justru senang jika ada kritik dan masukan, karena itu bagian dari perbaikan,” ujarnya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Selain kekompakan, ia juga menyoroti pentingnya sarana dan prasarana latihan, khususnya bantuan matras bagi perguruan pencak silat.

Ia mengakui, hingga kini bantuan matras yang terealisasi baru berasal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, sementara dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) belum sepenuhnya terealisasi.

Ia pun akan berupaya maksimal agar perguruan yang belum menerima bantuan matras dapat segera difasilitasi, tanpa harus menunggu bantuan dari Pemprov.

“Tidak perlu menunggu provinsi, saya akan berusaha bertemu Wali Kota agar bantuan matras bisa direalisasikan melalui APBD Perubahan atau APBD murni tahun 2027,” katanya.

Terkait pembinaan prestasi, ia menilai pertandingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet.

Oleh karena itu, IPSI Samarinda berencana memperbanyak event kejuaraan, termasuk pelaksanaan Piala Wali Kota seperti yang biasa digelar pada periode sebelumnya.

“Untuk menjadi atlet juara, harus sering bertanding. Ke depan, kita akan perbanyak event agar kemampuan atlet bisa terukur,” jelasnya.

Ia juga menargetkan atlet pencak silat Samarinda mampu menjadi yang terbaik di Kalimantan Timur, meski mengakui persaingan di tingkat kota dan provinsi cukup ketat.

Dalam penyampaiannya, ia turut menekankan bahwa kepengurusan IPSI bersifat sosial dan dilandasi semangat pengabdian.

Para pengurus diharapkan meluangkan waktu dan tenaga secara sukarela demi kemajuan pencak silat.

“Menjadi pengurus silat itu kerja sosial, tidak digaji. Maka tanamkan jiwa sosial dan jiwa ibadah dalam menjalankan organisasi,” tuturnya.

Selain itu, peningkatan kualitas wasit dan pelatih juga menjadi perhatian.

Ia mendorong adanya penataran pelatih dan wasit, serta pembagian peran antara wasit senior dan junior agar regenerasi berjalan dengan baik.

Ia menilai perlu adanya perumusan bersama antara bidang pembinaan prestasi, komisi pelatih, dan komisi wasit untuk menyusun program yang realistis dan dapat dijalankan, baik dalam satu tahun maupun lima tahun ke depan.

Muslimin menegaskan tidak ingin menawarkan terlalu banyak janji, melainkan fokus membangun kebersamaan dan kekompakan demi menjadikan IPSI Kota Samarinda sebagai organisasi yang kuat dan berprestasi.

“Yang terpenting adalah kebersamaan dan kekompakan untuk membangun IPSI Kota Samarinda menjadi yang terbaik,” tutupnya.

Related posts

Krisis Regenerasi Pemain, Taufik Jursal Nilai Fondasi Sepak Bola Nasional Rapuh

Rizki

KONI Tekankan Target PON 2028 Harus Realistis dan Berbasis Potensi Daerah

Dhita Apriliani

Waketum KONI Minta Daerah Prioritaskan Cabor Olimpiade Hadapi PON 2028

Dhita Apriliani

Leave a Comment

You cannot copy content of this page