infosatu.co
Pasuruan

Bangkit Pascapandemi, RT 02 Purutrejo Gagas Kampung UMKM Bersertifikat Halal

Teks: Ketua RT 02 Nurul Anam, saat menunjukan lokasi UMKM, Purut Rejo Kota Pasuruan (infosatu.co/Koko).

Kota Pasuruan, infosatu.co – Dampak pandemi Covid-19 yang sempat melumpuhkan perekonomian warga, tidak menyurutkan semangat Ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Nurul Anam (49), untuk bangkit dan berinovasi.

Teks: Rumah Bu Joko tempat UMKM kue kering dan basah saat proses pembuatan kue (infosatu.co/Koko).

Melihat kondisi usaha warga yang sepi dan pendapatan menurun pascapandemi Covid-19, Nurul Anam berinisiatif menggagas Kampung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kampung UMKM ini dimaksudkan sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungannya yang berada di Dusun Babatan Lor, Gang Kuburan, RT 02 RW 03, Kelurahan Purutrejo, Kota Pasuruan.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Berbagai usaha rumahan mulai tumbuh dan berkembang, mulai dari olahan makanan hingga produk UMKM lainnya.

Untuk meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen, para pelaku UMKM juga difasilitasi mengikuti uji kompetensi sertifikasi halal.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Kini, Kampung UMKM RT 02 Purutrejo telah memiliki sertifikat halal, sehingga produk-produk yang dihasilkan semakin memiliki daya saing dan diterima oleh masyarakat luas.

Seiring berjalannya waktu, Kampung UMKM ini terus berkembang. Bahkan, setiap ada kegiatan atau event yang digelar di Kota Pasuruan, para pelaku UMKM dari kampung tersebut rutin ikut berpartisipasi dengan membuka lapak dagangan, sehingga mampu membantu meningkatkan perekonomian warga.

Saat wartawan Infosatu.co mengunjungi salah satu pelaku UMKM di wilayah tersebut, yakni UMKM Bu Joko yang memproduksi berbagai kue kering dan kue basah, terlihat aktivitas produksi yang masih berjalan aktif untuk memenuhi permintaan konsumen.

Produk olahan Bu Joko juga telah mengantongi sertifikat halal, sehingga semakin dipercaya oleh masyarakat.

Bu Joko berharap usaha yang dirintis bersama warga Kampung UMKM ini dapat memperoleh perhatian lebih dari pemerintah.

“Kami sebagai pelaku UMKM berharap bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah. Kalau memungkinkan, kami sangat berharap ada kunjungan langsung ke tempat produksi, supaya pemerintah bisa melihat secara langsung proses pembuatan kue kering dan kue basah yang kami jalani,” katanya.

“Dengan adanya dukungan dan pendampingan, kami yakin UMKM di kampung ini bisa semakin berkembang,” ujar Bu Joko, disaat sibuk memproduksi kue, Selasa 3 Februari 2026.

Sementara itu, Ketua RT 02 Nurul Anam juga menyampaikan harapannya agar Kampung UMKM yang telah dirintis bersama warga ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Pasuruan.

“Kami berharap Kampung UMKM ini bisa terus berkembang dan mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Pasuruan, baik dalam bentuk pembinaan, fasilitas, maupun dukungan pemasaran produk,” ungkap Nurul Anam ketua Rt02.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kampung UMKM di Dusun Babatan Lor, Kelurahan Purutrejo ini menjadi contoh nyata kebangkitan ekonomi warga pascapandemi.

Juga sekaligus menunjukkan bahwa inisiatif dari tingkat lingkungan mampu mendorong pertumbuhan UMKM lokal di Kota Pasuruan.

Related posts

Banjir Rendam Rejoso Pasuruan, Sejumlah Motor Mogok di Jalan

Zainal Abidin

Polres Pasuruan Kota Ungkap Mayat Tanpa Identitas Diduga Korban Tindak Kekerasan

Zainal Abidin

Festival Tradisi Sapi Berik, Wujud Pelestarian Budaya Lokal Kabupaten Pasuruan

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page