
Samarinda, Infosatu.co — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Ismail Latisi, mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi pembangunan melalui forum-forum resmi.
Baik di tingkat kelurahan hingga kecamatan, menurut Ismail agar kebutuhan warga dapat ditampung dan diperjuangkan bersama.
Ismail menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat pada prinsipnya akan diterima dan ditampung, meskipun realisasinya tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pembatasan jumlah usulan yang disampaikan warga namun perlu dipahami bahwa tidak semua usulan dapat langsung terealisasi.
“Silakan sampaikan usulan, jangan hanya satu. Seratus usulan pun akan kita tampung. Tetapi perlu dipahami bersama tidak semua yang diusulkan bisa langsung direalisasikan karena keterbatasan anggaran,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sembilan anggota DPRD yang menampung aspirasi masyarakat di wilayah daerah pemilihan terkait.
Dengan pembagian tersebut, sebagian besar usulan masyarakat masih memiliki peluang untuk diperjuangkan, terutama jika sejalan dengan program prioritas kecamatan dan pemerintah kota.
Ismail juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah kecamatan, dan DPRD agar tidak muncul anggapan bahwa setiap usulan yang disampaikan melalui anggota dewan pasti otomatis terealisasi.
Menurutnya, kolaborasi dan pemahaman bersama menjadi kunci dalam proses perencanaan pembangunan.
Selain membahas pembangunan fisik, Ismail turut menyoroti persoalan sosial yang masih terjadi di masyarakat, khususnya terkait warga kurang mampu.
Ia mencontohkan kasus anak sekolah yang kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan akibat kondisi ekonomi keluarga.
“Bagi sebagian orang, nilai kecil mungkin tidak berarti, tetapi bagi keluarga tertentu itu sangat berat. Jangan sampai ada warga kita yang terabaikan, padahal ada program bantuan dari pemerintah yang bisa dimanfaatkan,” katanya.
Ia mengingatkan peran penting ketua RT, lurah, dan pihak terkait untuk lebih peka terhadap kondisi warganya serta membantu mengarahkan masyarakat agar dapat mengakses program bantuan pemerintah, seperti bantuan sosial dan jaminan kesehatan.
Ismail berharap forum diskusi yang digelar tidak hanya menjadi ajang penyampaian informasi, tetapi juga menghasilkan umpan balik yang konstruktif dari masyarakat.
Ia menegaskan bahwa aspirasi warga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
