infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Plt Dispora Umumkan, Porprov Kaltim 2026 di Paser Resmi Digelar 16-24 November

Teks: Plt. Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal memberikan keterangan tanggal penyelenggaraan Porprov Kaltim 2026. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII akan digelar pada 16-24 November 2026 di Kabupaten Paser.

Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mempersiapkan atlet Kaltim menuju Pekan Olahraga Nasional 2028.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan penetapan jadwal tersebut telah disepakati bersama seluruh kepala dinas pemuda dan olahraga kabupaten/kota di Kaltim.

“November sudah kita tetapkan, tanggalnya juga sudah keluar, yaitu 16 sampai 24 November. Ini hasil kesepakatan bersama dengan Kadispora kabupaten/kota,” ujar Faisal saat ditemui di GOR Segiri, Sabtu, 11 April 2026.

Menurutnya, pemilihan waktu pelaksanaan pada November dilakukan dengan mempertimbangkan padatnya agenda olahraga pada tahun berikutnya.

Ia menjelaskan, pada 2027 sejumlah event olahraga besar telah menanti, seperti Pra PON, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), hingga berbagai kejuaraan lainnya.

“Tahun 2027 itu banyak event, seperti PRAPON, POPDA di Bontang, POPNAS, dan kegiatan olahraga lainnya. Kalau waktunya tidak kita atur dengan baik, program latihan atlet bisa terganggu,” jelasnya.

Selain menghindari benturan agenda, pelaksanaan Porprov juga diarahkan sebagai bagian dari tahapan pembinaan atlet daerah untuk menghadapi PON 2028.

Faisal menuturkan penyelenggaraan Porprov tetap memperhatikan kondisi keuangan daerah, sehingga konsep pelaksanaannya akan mengedepankan efisiensi anggaran.

“Kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Jadi pelaksanaannya tetap efektif dan efisien. Kabupaten dan kota juga kita imbau membuat skala prioritas dalam persiapan atletnya,” katanya.

Dalam waktu dekat, Dispora Kaltim bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim juga akan melaporkan hasil keputusan tersebut kepada Gubernur Kaltim.

Juga sekaligus membahas agenda olahraga untuk tahun 2027 yang sudah memasuki tahap perencanaan anggaran.

“Kami akan melapor bersama KONI ke gubernur, termasuk membahas agenda olahraga 2027 karena sudah masuk tahap perencanaan anggaran,” tambah Faisal.

Terkait kesiapan tuan rumah, ia menyebut panitia di Paser telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk akomodasi bagi atlet dan ofisial.

“Dari panitia di Paser mereka siap menyiapkan penginapan, baik melalui guest house maupun rumah warga,” jelasnya.

Untuk teknis pelaksanaan pertandingan, Faisal menyebut kemungkinan pertandingan akan dibagi dalam beberapa tahap agar lebih efektif dan tidak menumpuk pada waktu yang sama.

“Kemungkinan akan dibagi beberapa sesi atau tahap. Jadi tidak semua cabang olahraga bertanding bersamaan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan sebagian cabang olahraga berpotensi digelar di luar Paser karena keterbatasan venue tertentu.

“Ada sekitar lima cabang olahraga yang kemungkinan dilaksanakan di luar Paser, seperti squash dan layar. Tetapi tetap kita beri kesempatan kepada Paser untuk memaksimalkan venue yang ada,” ungkapnya.

Faisal memastikan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur siap membantu jika dibutuhkan sebagai lokasi alternatif pertandingan.

“Daerah seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Penajam Paser Utara siap mendukung jika diperlukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Paser sebelumnya juga telah menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan Porprov VIII.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli, selaku Ketua Panitia Besar Porprov.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, pemerintah daerah menyepakati pelaksanaan Porprov berlangsung pada 14–27 November 2026 sebagai rentang waktu keseluruhan kegiatan.

“Setelah berdiskusi dengan seluruh jajaran, kami sepakati Porprov VIII dilaksanakan pada 14 sampai 27 November 2026,” ujar Fahmi.

Dari sisi kesiapan infrastruktur olahraga, pemerintah daerah menyebut sebagian besar venue telah menunjukkan progres signifikan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Paser, Kurniawan, menyampaikan setidaknya 13 venue olahraga telah dinyatakan siap digunakan.

Sementara beberapa lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir, termasuk penataan lanskap dan area parkir.

Related posts

Plt Kadispora Kaltim, Faisal: Tak Ada Praktik Atlet Titipan di Kompetisi: Siapa yang Menang Berangkat

Rizki

Respons dari Kritik Pemkot, Dinkes Kaltim Beberkan Dasar Pengalihan JKN

Firda

Hadapi Tantangan 3T, Diskominfo Kaltim Ajak Kolaboarsi Lintas Sektor

Emmy Haryanti