Samarinda, infosatu.co — Kepercayaan kepada Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026 dinilai Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji sebagai angin segar bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), terutama warga di daerah pelosok yang selama ini mengandalkan siaran televisi publik.
“Kami Pemprov Kaltim mengapresiasi atas hadirnya TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026. Ini menjadi nuansa baru bagi masyarakat Kaltim. TVRI adalah lembaga penyiaran negara yang disayangi masyarakat Indonesia,” ujar Seno.
Hal tersebut disampaikan Seno saat kick-off Piala Dunia 2026 oleh TVRI Kaltim di Halaman Gelora Kadrie Oening, Minggu pagi, 1 Februari 2026.
Ia menegaskan, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltim karena masih banyak wilayah yang belum terjangkau siaran televisi swasta maupun layar lebar.
Seno juga mengungkapkan tim favoritnya di ajang Piala Dunia. “Kalau yang dulu Prancis, kalau yang sekarang saya juga Prancis,” ujarnya.
Selain penayangan pertandingan, Pemprov Kaltim juga berencana menyiapkan rangkaian kegiatan nonton bareng (nobar) selama Piala Dunia 2026 berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 mendatang.
“Kita akan ganti layar-layar lebar di Kaltim di beberapa tempat, salah satunya di Stadion Palaran, supaya masyarakat bisa mendapatkan hiburan gratis dan membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Kegiatan kick-off tersebut juga dihadiri Manajer Borneo FC, Dandri Dauri. “TVRI sudah sepantasnya menjadi partner Piala Dunia. Walaupun secara hati Timnas Indonesia belum lolos, tapi setidaknya TVRI sudah mewakili kita berlaga di pentas dunia hari ini,” ujar Dandri.
Dandri juga menyampaikan kondisi terkini Borneo FC yang tengah bersaing di papan atas Liga 1.
“Hari ini kita di pekan ke-19, posisi kita di peringkat ketiga. Insyaallah jika dapat tiga poin, kita bisa merangkak ke peringkat kedua. Sebagai satu-satunya tim di Pulau Kalimantan yang berlaga di Liga 1, persaingan semakin kuat karena diapit Persib Bandung dan Persija,” katanya.
“Kami mohon doa masyarakat agar bisa menang melawan PSIM Yogyakarta sore ini,” katanya.
Di hadapan Wakil Gubernur Kaltim, Dandri turut menyampaikan harapan dukungan pemerintah daerah, khususnya terkait sponsor klub ke depan.
“Harapan kami tentu dukungan Pemprov terus mengalir. Kami berharap pemerintah bisa memfasilitasi untuk mencarikan sponsor bagi Borneo FC,” katanya.
“Ini karena regulasi pemain asing tahun depan akan bertambah menjadi 11 pemain. Borneo FC ini bukan hanya milik Nabil Husein, tapi milik seluruh masyarakat Kaltim,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Seno menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung Borneo FC.
“Inilah Borneo FC, selalu aktif dan membanggakan Kaltim. Kami pemprov akan selalu mendukung Borneo FC sebagai satu-satunya perwakilan kita di kasta tertinggi,” katanya.
“Pesan Bang Dandri tadi kami tangkap, kami akan bantu carikan sponsor-sponsor untuk Borneo FC,” tutup Seno.
