Samarinda, infosatu.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, memastikan bahwa proses penyusunan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim dilakukan tanpa praktik transaksional.
Rudy memastikan bahwa seluruh tahapan penataan jabatan akan dilakukan secara profesional dan transparan.
Rudy meminta agar publik bersabar karena Pemprov sedang mendahulukan pertanggungjawaban dalam laporan keuangan dan laporan kerja sebagai bagian dari dasar penataan jabatan.
“Sabar, kita akan segera menyusun. Yang paling penting adalah pertanggungjawaban, baik laporan keuangan maupun seluruh laporan kerja yang harus kita tindak lanjuti. Setelah itu baru kita laksanakan,” ujarnya ketika ditemui awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Senin 1 Desember 2025.
Menanggapi kekhawatiran potensi praktik transaksional dalam rotasi jabatan, Rudy menegaskan bahwa Pemprov Kaltim tidak pernah membuka ruang untuk hal tersebut.
“Yang jelas di Pemprov Kaltim tidak ada transaksional. Yang ada adalah profesionalisme dan kompetensi. Itu yang paling utama,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa kapasitas, kapabilitas, dan prestasi menjadi tolak ukur utama penempatan pejabat.
Menurutnya, jabatan terbuka bagi yang memiliki kinerja dan rekam jejak yang baik.
“Kalau tidak punya kapasitas, tidak punya kapabilitas, saya pastikan yang diprioritaskan adalah orang yang punya prestasi. Ini terbuka untuk semua.” pungkasnya. (Adv Diskominfo Kaltim)
Editor: Nur Alim
