infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Kaltim Perkuat SDM ASN Lewat Diklat Pelayanan Publik Berbasis Digital

Teks: Kadis Diskominfo Dalam Pelatihan Pelayanan Publik Berbasis IT di BPSDM

Samarinda, infosatu.co – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H Muhammad Faisal, menjadi narasumber dalam kegiatan ceramah umum bertajuk Digitalisasi Pelayanan Publik di Provinsi Kalimantan Timur.

Ceramah umum ini digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim pada Kamis, 17 Juli 2025, pukul 08.00 Wita.

Acara ini merupakan bagian dari pelatihan atau pendidikan dan pelatihan (diklat) pelayanan publik berbasis digital yang diikuti oleh sekitar 27 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan tersebut diinisiasi sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung agenda besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk mempercepat transformasi digital di sektor birokrasi pemerintahan.

Dalam sesi penyampaian materi, Kepala Diskominfo itu mengungkapkan keprihatinannya atas masih terbatasnya pemahaman sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memaknai digitalisasi.

Menurutnya, meskipun banyak ASN saat ini sudah terbiasa menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, tidak serta merta pola pikir mereka berubah menjadi digital saat menjalankan tugas.

“Saya anggap kita ini semua pintar dengan digital, tapi bekerjanya tidak mempunyai mindset digital. Ini yang ingin saya ubah supaya kita bisa mewujudkan pemerintahan digital benar-benar dari hati kita, dari otak kita,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi pemerintahan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, perangkat lunak, atau aplikasi layanan publik, melainkan pada kesiapan sumber daya manusia di dalamnya.

ASN dituntut tidak hanya mahir menggunakan perangkat digital, tetapi juga memiliki digital mindset, yaitu pola pikir yang terbuka, adaptif, dan kolaboratif terhadap perkembangan teknologi.

Lebih lanjut, Faisal menekankan pentingnya peran pimpinan dalam proses ini.

Menurutnya, birokrasi pemerintahan memiliki struktur piramida, di mana posisi puncak diisi oleh para pejabat senior yang kerap kali belum sepenuhnya adaptif terhadap perkembangan digital. Padahal, perubahan yang signifikan justru harus dimulai dari lapisan atas.

“Yang sulit ini memang di atas. Karena birokrasi di pemerintahan itu kan seperti piramid. Dipucuk ini sedikit orang tapi pasti yang senior. Sehingga kalau kita ingin menerapkan pemerintahan digital itu harus dari pucuknya dulu,” ujarnya.

Ia optimistis bahwa dengan komitmen bersama, perubahan tersebut bisa terwujud.

Terlebih, banyak peserta pelatihan kali ini berasal dari generasi usia 30 hingga 40 tahun yang relatif sudah terbiasa menggunakan teknologi dan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak digitalisasi di instansi masing-masing.

Kegiatan ini merupakan angkatan pertama dari rangkaian pelatihan yang akan dilaksanakan oleh BPSDM Kaltim.

Rencananya, pelatihan serupa akan kembali digelar pada pekan berikutnya dengan peserta berbeda untuk memperluas cakupan pembinaan dan pelibatan ASN lintas instansi.

Dia berharap, melalui pelatihan ini para peserta bisa lebih termotivasi untuk menjadi bagian dari transformasi digital yang sesungguhnya.

Tidak hanya dalam bentuk sistem layanan, tetapi juga dalam budaya kerja dan pola interaksi di lingkungan birokrasi.

“Digitalnya sudah bagus. Tinggal bagaimana dia bisa memanfaatkan digital itu dengan baik dan bagaimana mindset-nya bisa termotivasi untuk menjadi orang digital,” jelasnya.

Menutup materinya, Faisal mengajak para peserta untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan pemerintahan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa era digital bukanlah tentang kerja individu, melainkan tentang kemampuan untuk bekerja sama dan bersinergi.

“Kalau dia bisa berkolaborasi bersama-sama, saya yakin bisa terwujud. Pemerintahan digital bukan tentang alat, tapi tentang manusia dan pola pikirnya,” pungkasnya. (Adv/diskominfokaltim)

Editor: Nur Alim

Related posts

Diskominfo Kaltim Dorong Desa Bangun Creative Hub Pasca Internet Gratis

adinda

Diskominfo Kaltim Siapkan Starlink Akses Internet Desa Terpencil Susah Listrik

adinda

Pemprov Kaltim Targetkan 841 Desa Terlayani Internet Gratis

adinda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page