infosatu.co
POLITIK

Ingin Maju di Pilwali Bontang, Ini Alasan dan Gagasan Sutomo Jabir

Samarinda, infosatu.co – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Timur (DPW PKB Kaltim) Sutomo Jabir masih tetap yakin untuk maju sebagai kandidat calon Wali Kota Bontang.

“Memang kalau saya sampai saat ini masih on the track menuju Bontang I di sana. Kenapa di Bontang? karena menjadi salah satu daerah pemilihan saya. Yang kedua, dari partai memberikan lampu hijau untuk maju di Kota Bontang,” ujarnya ditemui di Gedung DPRD Kaltim, Rabu (12/6/2024).

Dalam pandangannya, Kota Bontang perlu banyak pembenahan. Salah satunya, mengurangi angka pengangguran yang tinggi hingga 7 persen.

“Memang saya melihat pribadi, Kota Bontang ini masih banyak hal yang harus kita lakukan percepatan dengan sinergi antara Pemerintah Kota Bontang, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat,” kata Sutomo.

“Mestinya Kota Bontang ini lebih cepat pembangunannya kita laksanakan. Bontang ini kan terkenal dengan kota industri. Kita masih punya problem dengan angka pengangguran tinggi di sana, sekitar 7 persen. Persentasenya lebih tinggi dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Timur,” sambung dia.

Sutomo yang juga Anggota DPRD Kaltim ini juga melihat permasalahan kemiskinan. Padahal, menurutnya, Bontang yang dijuluki Kota Industri tersebut seharusnya mampu mengurangi angka kemiskinan.

“Kita masih punya problem dengan adanya masyarakat miskin yang banyak, sementara Bontang itu wilayahnya kecil,“ katanya.

“Menurut saya, dari anggaran APBD yang dimiliki, Bontang mestinya sudah menuju zero kemiskinan. Dengan begitu, saya menganggap bahwa Bontang ini mesti menjadi daerah penopang di Kaltim bagian Utara,” lanjutnya.

Ia juga melihat dua kota di Kaltim yang seharusnya bisa ditiru oleh Bontang, yakni Balikpapan dan Samarinda.

“Kita di Kalimantan Timur ini punya tiga kota, Balikpapan wilayah selatan penopangnya. Orang biar bikin mal di Penajam pasti tidak akan ramai, pasti (perginya) ke Balikpapan karena Balikpapan kota posisinya,“ tuturnya.

“Kemudian, Balikpapan tanpa diurus pun pasti maju. Karena Balikpapan ini sudah penyangga IKN. Kedua kota kita adalah Samarinda, ibu kota pemerintahan. Mau tidak mau, suka tidak suka pasti ramai dan akan terpengaruh,” sambung Sutomo.

Selain sebagai kota industri, Sutomo ingin mengusung konsep layanan jasa agar tidak ketinggalan dengan kedua kota dimaksud.

“Yang ketiga Kota Bontang. Bontang ini harus berbeda dengan kabupaten/kota yang ada di sekitarnya. Supaya menjadi magnet bagi Kabupaten Kutai Timur, Kukar agar semua layanan jasa bisa dilakukan di Bontang. Sama dengan daerah-daerah kota lainnya,” ujarnya.

Related posts

6 Tahun Berjalan, Tarawih di Sekretariat Golkar Kaltim Perkuat Spiritualitas dan Kaderisasi

Firda

Kaesang Yakini PSI akan Jadi Partai Besar, Seluruh Kader Harus Konsisten

Dewi

MK Akhiri Pemilu 5 Kotak Suara, Partai Memilih Menunggu Regulasi Turunan

Firda

You cannot copy content of this page