infosatu.co
DPRD BONTANG

Antisipasi Krisis Pangan, Raperda Cadangan Pangan Dikebut

Bakhtiar Wakkang, Anggota Komisi ll DPRD Bontang dalam rapat bersama DKP3 di Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Senin (6/7/2021). (Foto: Emmi)

Bontang, infosatu.co – Komisi ll DPRD Bontang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Cadangan Pangan.

Suasana rapat Komisi ll DPRD Bontang bersama DKP3 di Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Senin (7/6/2021).

Hal itu ditandai dengan dilaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang di Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Senin (7/6/2021).

Anggota Komisi ll DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengatakan bahwa Raperda tersebut diusulkan pihak DKP3 berdasarkan dari tembusan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2015 tentang Cadangan Pangan.

“Itu pun tahun lalu desakan DPRD karena tembusannya sejak lima tahun lalu,” ungkap BW sapaan akrabnya.

Selain itu yang melatarbelakangi Raperda tersebut guna mengantisipasi kekurangan bahan pokok masyarakat seperti beras.

“Antisipasi kelangkaan dari kesulitan distribusi pangan, gangguan pasokan dan harga serta keadaan darurat,” jelasnya.

Menurutnya keadaan darurat yang dimaksudkan yakni terjadinya banjir dan kebakaran di permukiman masyarakat.

“Ini sebagai antisipasi saja,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP3 Bontang Ali Akbar mengatakan dengan adanya payung hukum, Pemkot Bontang dapat melakukan kerja sama dan membuat nota kesepahaman dengan beras Bulog.

“Standar penyediaan beras per daerah memang minimal 100 ton, namun tahun ini kita menyiapkan sesuai anggaran yang disalurkan,” tuturnya.

Diketahui bahwa di 2021 Pemkot Bontang telah memiliki cadangan 40 ton, sebagaimana tahun sebelumnya belum memiliki cadangan pangan. (editor: irfan).

Related posts

Mediasi Sengketa Lahan Tanjung Laut Bontang, DPRD Siapkan RDP Lanjutan

Rizki

Sengketa Lahan Tanjung Laut Bontang, Warga yang Sudah 30 Tahun Tinggal Terancam Tergusur

Rizki

DPRD Bontang Temukan Warga Belum Terdata BLT di Loktuan, Andi Faiz: Kita Akan Verifikasi

Rizki