infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Warga Sambut Antusias Pembagian di Bulan Ramadan, Berharap Program Terus Berlanjut

Teks: Suasana pembagian Takjil Gratis di halaman Kantor Gubernur Kaltim (Infosatu.co/Andika)

Samarinda, Infosatu.co — Kegiatan pembagian Takjil Gratis di bulan Ramadan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud mendapat respons positif dari masyarakat.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku merasa senang dan terbantu dengan adanya program tersebut.

Teks: Pekerja di Faznet, Ihsan usai menerima takjil (Infosatu.co/Andika)

Ihsan, seorang pekerja di Faznet yang tinggal di kawasan Sambutan, mengaku bahagia saat menerima pembagian tersebut.

Ia mengatakan momen Ramadan memang menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan membantu sesama.

“Senanglah, bahagia. Apalagi ini bulan Ramadan,” ujarnya usai menerima Takjil, Kamis 26 Februari 2026.

Ihsan menjelaskan dirinya kebetulan melintas sepulang kerja ketika melihat adanya pembagian tersebut. Tanpa rencana sebelumnya, ia pun berhenti dan ikut mengantre.

Menurutnya, kegiatan seperti ini baik jika dilakukan lebih sering, terutama selama bulan suci.

Ia berharap program berbagi kepada masyarakat dapat terus berlanjut ke depannya.

Teks: Pengemudi Maxim, Ati saat memberi keterangan usai mendapatkan Takjil Gratis (Infosatu.co/Andika)

Hal serupa juga disampaikan Ati, seorang pengemudi Maxim yang turut menerima Takjil Gratis. Ia mengaku senang dan bangga dengan adanya perhatian dari pemerintah provinsi terhadap masyarakat kecil.

“Senang, sering-sering aja,” ucapnya singkat.

Ati menuturkan, sebagai pekerja harian yang mengandalkan orderan, penghasilannya tidak menentu. Dalam sehari, terkadang ia hanya memperoleh sekitar Rp20 ribu jika sepi pesanan.

Sementara kebutuhan hidup terus meningkat, mulai dari harga sembako hingga biaya sewa rumah.

“Sembako makin mahal. Kadang cuma dapat dua puluh ribu. Belum bayar rumah,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini dirinya belum pernah mendapatkan bantuan dari program pemerintah lainnya.

Karena itu, ketika melihat keramaian pembagian Takjil Gratis secara kebetulan saat melintas, ia langsung berharap bisa ikut menerima.

“Lihat orang ramai, ada apa. Mudah-mudahan dapat sembako, pikirnya. Alhamdulillah dapat,” katanya.

Ati berharap ke depan semakin banyak program serupa yang menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi sulit, terutama mereka yang bekerja di sektor informal dengan pendapatan tidak tetap.

Dari sejumlah tanggapan warga, terlihat bahwa program pembagian di bulan Ramadan ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Harapan pun mengemuka agar kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Related posts

OPD Pemprov Kaltim Bergiliran Bagikan Takjil hingga Maret, Antusias Warga Memuncak

Andika

Menelan Anggaran Rp98,36 Miliar, Akhirnya Jembatan Nibung Bisa Dilewati

Emmy Haryanti

Tiga Belas Tahun Menanti, Akhirnya Jembatan Nibung Diresmikan

Emmy Haryanti

You cannot copy content of this page